Aceh Barat Daya – Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh Barat Daya, Zulkarnaini, melontarkan kritik keras terhadap tata kelola penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang masih menyisakan banyak persoalan di lapangan.
Zulkarnaini saat ini menjabat sebagai Ketua DPC PKB Abdya periode 2026–2031 juga sebagai anggota DPRK Abdya periode 2024-2029.
Melalui pernyataannya kepada media noa.co.id, Selasa (28/7/2026).
Zulkarnaini menilai subsidi yang seharusnya untuk masyarakat kecil justru kerap dimanfaatkan oleh yang tidak berhak.
“Subsidi jangan sampai menjadi surga bagi para mafia berdasi dan mereka yang memiliki kekuasaan. Rakyat miskin jangan terus menjadi tumbal untuk melegalkan praktik-praktik yang merugikan negara dan masyarakat,” tegas Zulkarnaini.
Ia juga meminta seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) menjalankan aturan penyaluran BBM bersubsidi secara transparan dan tidak memberi ruang bagi praktik penyimpangan.
Menurutnya, pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi harus ketat agar benar-benar tepat sasaran.
Aparat penegak hukum dan instansi terkait harus bertindak tegas apabila adanya dugaan penyelewengan.
“Jangan sampai masyarakat kecil kesulitan memperoleh BBM bersubsidi, sementara ada oknum yang justru mengambil keuntungan dari hak rakyat. Penyaluran subsidi harus ada pengawalan bersama agar tepat sasaran,” ujarnya.
Zulkarnaini menambahkan, negara telah mengalokasikan anggaran besar untuk subsidi energi sehingga manfaatnya harus benar-benar untuk masyarakat yang berhak.
Karena itu, ia berharap seluruh pihak, termasuk pengelola SPBU, menjalankan aturan dengan penuh tanggung jawab demi menjaga kepercayaan publik serta melindungi hak masyarakat kecil.
Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar













