Home / Berita / Hukrim

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:20 WIB

Modus Baru Penipuan Catut Nama Ketua DPR Aceh, Pelaku Kirim Bukti Transfer Palsu

mm Redaksi

Screenshot WhatsApp yang mencatut nama Ketua DPR Aceh, Zulfadhli, dengan modus bukti transfer palsu dan permintaan transfer balik. Foto: Dok. Istimewa

Screenshot WhatsApp yang mencatut nama Ketua DPR Aceh, Zulfadhli, dengan modus bukti transfer palsu dan permintaan transfer balik. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi penipuan yang mencatut nama Ketua DPR Aceh, Zulfadhli. Pelaku kali ini menggunakan aplikasi perpesanan WhatsApp dengan menyaru sebagai Abang Samalanga untuk melancarkan aksinya.

Modus yang digunakan yakni mengirimkan bukti transfer yang telah dimanipulasi kepada calon korban, kemudian menghubungi korban dan meminta uang tersebut dikirim kembali dengan alasan terjadi salah transfer.

Jika sebelumnya pelaku kerap memanfaatkan media sosial seperti Instagram dan Facebook, kini aksi penipuan dilakukan secara lebih langsung dengan menghubungi calon korban melalui WhatsApp.

Baca Juga :  Sinergi Bakamla RI - Kemenhut Tindak Kayu Ilegal di Perairan Batam

Sekretaris DPR Aceh, Khudri, menegaskan bahwa praktik tersebut merupakan penipuan. Ia memastikan nomor WhatsApp yang digunakan pelaku bukan milik Ketua DPR Aceh, Zulfadhli.

“Saya minta warga waspada, dan melaporkan langsung kepada aparat penegak hukum atau mengonfirmasi kepada pihak kami jika ada pihak-pihak tertentu yang mengaku sebagai Ketua DPR Aceh atau pimpinan DPR Aceh lainnya,” kata Khudri dalam keterangannya di Banda Aceh, Jumat (14/8/2026).

Baca Juga :  TNI AL- Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Pakaian Bekas Puluhan Miliar

Khudri menegaskan, pencatutan nama Ketua DPR Aceh untuk melakukan penipuan merupakan tindak pidana. Pihak Sekretariat DPR Aceh juga akan melaporkan nomor WhatsApp maupun akun yang menggunakan nama Ketua DPR Aceh kepada aparat penegak hukum agar diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pesan atau telepon yang mengatasnamakan pejabat dan meminta transfer uang dengan alasan apa pun.

Baca Juga :  Dua Pelaku Penganiayaan Berat di Aceh Tamiang Berhasil Ditangkap Polisi

“Modus ini sudah sering digunakan para pelaku penipuan. Kami meminta masyarakat untuk tidak merespons hal-hal seperti itu,” tegasnya.

Sekretariat DPR Aceh mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi apabila menerima pesan mencurigakan yang mengatasnamakan Ketua DPR Aceh maupun pimpinan DPR Aceh lainnya, serta segera melaporkannya kepada pihak berwenang apabila menemukan indikasi penipuan.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Hukrim

Janji Tindak Tegas, Kejagung Minta Masyarakat Tak Ragu Laporkan Jaksa Nakal

Aceh Barat Daya

Dugaan Manipulasi Barcode dan Bos yang Dibekingi Pihak Tertentu

Banda Aceh

Tim Gabungan Polsek Baiturrahman Bekuk Pelaku Pencurian dengan Kekerasan

Daerah

Rugikan Negara Rp 1,6 T, Kejati Sumsel Tetapkan 6 Tersangka Kasus Kredit Macet

Daerah

Gerakan Aliansi Masyarakat Aceh Singkil minta PT Banda Aceh dan MA Awasi Perkara Yakarim Munir

Daerah

ABK Pembawa Bawang Impor Ilegal Asal Thailand Jadi Tersangka

Hukrim

Jaringan Kamboja Buka Cabang di Bali, 5 WNI Jadi Operator ‘Love Scamming’

Hukrim

Kembali Gagalkan Dua Ton Sabu, Menko Polkam Apresiasi Operasi Gabungan di Perairan Kepri