Banda Aceh – Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kota Banda Aceh mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Program tersebut dinilai membantu warga mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, terutama di tengah kenaikan harga sejumlah bahan pangan di pasaran.
Salah seorang warga Gampong Ateuk Munjeng, Nursiah, mengatakan paket pangan bersubsidi yang disediakan Pemerintah Kota Banda Aceh sangat membantu masyarakat. Dengan membayar Rp168 ribu, warga memperoleh sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, telur, gula, dan minyak.
“Sangat membantu. Sekarang harga telur dan ayam sudah meningkat sekali. Dengan adanya ini, telur jauh lebih terjangkau, bahkan lebih murah daripada yang kami beli di pasar,” tutur Nursiah saat diwawancarai di Komplek Baperis Peuniti, Jumat (14/8/2026).
Menurutnya, subsidi sebesar Rp50 ribu yang diberikan pemerintah membuat masyarakat dapat menghemat pengeluaran untuk kebutuhan rumah tangga.
Hal senada disampaikan warga lainnya, Emi. Ia menilai kehadiran GPM memberikan manfaat bagi masyarakat di tengah kondisi harga kebutuhan pokok yang masih cukup tinggi.
“Dengan adanya pasar murah seperti ini, masyarakat kita terbantu. Walaupun tidak 100 persen, katakanlah 70 sampai 80 persen terbantu,” ujarnya.
Emi juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Banda Aceh dan petugas pangan yang telah menghadirkan program tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan secara rutin agar masyarakat semakin terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Dengan adanya seperti ini, sangat membantu para warga. Saya berharap segera diadakan lagi acara-acara seperti ini,” katanya.
Selain harga yang lebih terjangkau, Emi turut mengapresiasi mekanisme pelayanan dalam pelaksanaan GPM. Menurutnya, panitia memberikan perhatian khusus kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan, seperti lanjut usia, ibu hamil, serta warga yang membawa bayi.
“Cara pelaksanaannya sangat baik. Lansia, ibu hamil, dan yang membawa anak-anak bayi didahulukan,” pungkasnya.
Antusiasme masyarakat tersebut menunjukkan bahwa Gerakan Pangan Murah tidak hanya membantu menjaga keterjangkauan harga bahan pokok, tetapi juga menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam meringankan beban pengeluaran masyarakat.
Editor: Amiruddin. MK
























