Banda Aceh – Kepala Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banda Aceh, Akhmad Heru Setiawan mengajak masyarakat terus melestarikan batik sebagai bagian dari identitas dan warisan budaya Indonesia.
Pesan tersebut disampaikan Heru melalui ucapan memperingati Hari Batik Nasional 2026 yang jatuh pada 2 Oktober 2026.
Pada kesempatan tersebut, Akhmad Heru Setiawan, menyebutkan batik bukan sekadar kain, melainkan identitas, sejarah, dan jati diri bangsa yang menyatukan.
Ia juga mengajak masyarakat menjadikan batik sebagai kebanggaan Indonesia di mata dunia.
“Mari terus lestarikan batik sebagai warisan budaya bangsa yang penuh makna, serta menjadi kebanggaan Indonesia di mata dunia,” katanya.
Peringatan Hari Batik Nasional juga membawa pesan untuk mendukung penggunaan batik.
Serta memperkuat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta menjaga keberlanjutan warisan budaya Indonesia.
Kalapas Kelas IIA Banda Aceh ini menempatkan semangat tersebut dalam empat pesan utama.
Pesan-pesan tersebut yakni lestarikan budaya, bangga menggunakan batik, dukung UMKM Indonesia, dan warisan untuk masa depan.
“Hari Batik Nasional setiap 2 Oktober menjadi momentum untuk mengingat kembali posisi batik sebagai salah satu identitas budaya Indonesia sekaligus mendorong generasi muda agar terus mengenal, menggunakan, dan menjaga warisan budaya,” pungkas Heru.
Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar












