Sigli – Wakil Bupati Pidie Alzaizi meminta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) bekerja lebih cekatan dan inovatif dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks.
“ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie harus cekatan, inovatif, dan tidak lagi bekerja secara monoton,” kata Alzaizi saat membuka Orientasi Pengenalan Nilai dan Etika PPPK Angkatan I dan II di Aula Gedung Diklat Kabupaten Pidie, Selasa, (8/9/2026).
Menurut dia, kehadiran PPPK harus menjadi energi baru bagi pelayanan publik, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, dan pelayanan teknis. PPPK, kata Alzaizi, tidak hanya berhak menerima hak sebagai aparatur sipil negara, tetapi juga memiliki kewajiban dan tanggung jawab yang setara dalam menjalankan tugas pelayanan masyarakat. “Saudara adalah bagian dari ASN yang memiliki tanggung jawab besar,” ujarnya.
Alzaizi meminta PPPK menjaga integritas dengan bekerja jujur, disiplin, dan mematuhi aturan. Mereka juga diminta terus meningkatkan kompetensi serta beradaptasi dengan perkembangan teknologi. “Utamakan pelayanan masyarakat dengan memberikan performa terbaik dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik,” kata dia.
Orientasi tersebut sekaligus menjadi ajang bagi PPPK untuk memahami nilai dasar ASN BerAKHLAK, yakni berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pidie Muhammad Harris mengatakan orientasi bertujuan membekali PPPK dengan pengetahuan mengenai sikap, perilaku, nilai, dan etika di lingkungan instansi pemerintah.
Sebanyak 105 PPPK mengikuti orientasi yang berlangsung 8-16 September 2026. Mereka terdiri atas 13 guru, 86 tenaga kesehatan, dan enam tenaga teknis. Kegiatan tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Pidie 2026.
Acara itu dihadiri antara lain Asisten Administrasi Umum Setdakab Pidie Jufrizal, Kepala Bappeda Pidie Edy Saputra, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Pidie Teuku Hendra Hidayat Yoga, serta Sekretaris Inspektorat Pidie Munandar.
Editor: Amiruddin. MKReporter: Amir Sagita











