Aceh Barat Daya — Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Barat Daya (Abdya) akhirnya turun tangan mengubur bangkai hiu paus yang mati terdampar di pesisir Gampong Lama Tuha, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).
Amatan media ini, petugas BPBK Abdya bersama tim gabungan melakukan evakuasi dan menguburkan bangkai hiu paus tersebut, Minggu (27/9/2026).
Hiu paus itu pertama kali terlihat oleh nelayan setempat pada Jumat (25/9/2026) sekitar pukul 08.00 WIB oleh nelayan setempat.
Informasi warga menyebutkan, dugaan hiu paus tersebut mendekati kawasan pantai untuk mencari makanan berupa udang rebon yang berkumpul di sekitar ombak.
Namun, kondisi air yang dangkal membuat satwa laut berukuran besar itu kesulitan kembali ke laut.
Tim terdiri dari Pusong Diving Club (PDC), personel BPBD, Satpolairud, staf Dinas poraparekraf, Satgas SAR, Keuchik Lama Tuha, serta masyarakat setempat.
Tim sempat berupaya mendorong hiu paus tersebut kembali ke habitatnya. Namun, air laut terus surut sehingga proses evakuasi menghadapi kendala.
Selain ukurannya yang besar, bobot hiu paus juga menyulitkan tim untuk memindahkan satwa tersebut menuju perairan yang lebih dalam.
Keuchik Gampong Lama Tuha, Abdullah, mengatakan hiu paus tersebut akhirnya mati pada Jumat siang.
“Air lautnya surut serta ukuran dan berat hiu paus yang besar, sehingga proses evakuasi sangat sulit,” kata Abdullah.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, BPBK Abdya turun langsung melakukan penanganan terhadap bangkai hiu paus.
Petugas menggunakan alat berat untuk memindahkan dan menguburkan bangkai satwa laut tersebut di kawasan pantai.
Kepala BPBK Abdya, Mukhsin, menyebutkan proses penguburan bangkai hiu paus bersama unsur terkait.
“Alhamdulillah proses penguburan bangkai hiu paus sudah kita laksanakan menggunakan alat berat,” singkat Mukhsin.
Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar










