Home / Internasional / Peristiwa

Senin, 8 Desember 2025 - 17:40 WIB

KBRI Phnom Penh Imbau WNI Waspada Eskalasi konflik di Perbatasan Kamboja – Thailand

Farid Ismullah

Gedung Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh. (Foto : NOA.co.id/HO-KBRI Phnom Penh).

Gedung Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh. (Foto : NOA.co.id/HO-KBRI Phnom Penh).

Phnom Penh – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh terus mengikuti perkembangan yang terjadi di kawasan perbatasan Kamboja-Thailand setelah didapatkannya informasi terkini mengenai eskalasi konflik antara kedua negara dari sumber-sumber media setempat.

Dalam Keterangan Resmi KBRI Phnom Penh yang diterima Kantor Berita NOA.co.id, Senin, 8 Desember, KBRI mengimbau seluruh WNI yang berada di Kamboja agar:

1. Tetap tenang, tidak panik, dan tetap menjaga kewaspadaan.

2. Memperhatikan dan menaati himbauan dari otoritas setempat terkait dengan perkembangan situasi keamanan.

3. Menghindari atau membatasi perjalanan ke wilayah-wilayah yang terdampak konflik di Provinsi Preah Vihear, Oddar Meanchey, dan Banteay Meanchey.

Baca Juga :  Kemlu RI dan KBRI Phnom Penh Fasilitasi Pemulangan Tiga WNI Rentan Asal Sumut, Sulut dan Jabar dari Kamboja

4. Mencermati dan mengikuti perkembangan situasi dari sumber resmi, baik dari otoritas Kamboja, media terpercaya, atau media resmi KBRI Phnom Penh.

5. Melakukan lapor diri di portal Peduli WNI (www.peduliwni.kemlu.go.id) untuk mempermudah komunikasi dengan KBRI Phnom Penh.

KBRI Phnom Penh akan terus memantau perkembangan situasi dan semakin mengintensifkan komunikasi dengan komunitas WNI di berbagai provinsi di Kamboja.

Bagi WNI yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi KBRI Phnom Penh melalui nomor Whatsapp (WA) +855 12 813 282 (Hotline Pelindungan WNI) dan +855 61 844 661 (Hotline Konsuler).

Baca Juga :  Di kamboja, Sapi Digiring dengan Helikopter

Sebelumnya, Perang kembali terjadi di perbatasan Thailand dan Kamboja menewaskan satu tentara Thailand dan delapan lainnya luka-luka pada Senin (8/12) pagi.

Serangan itu terjadi ketika Pasukan Kamboja menembakkan peluru dan roket ke fasilitas militer dan sipil Thailand, kemudian Thailand membalas untuk menghentikan serangan itu, dengan pesawat angkatan udara menyerang target-target militer, seperti dikutip dari Bangkok Post.

Juru bicara Angkatan Darat Thailand, Mayor Jenderal Winthai Suvaree, mengatakan pasukan Kamboja mulai melepaskan tembakan senapan dan tembakan tidak langsung ke sasaran di Chong An Ma di distrik Nam Yuen, Ubon Ratchathani, sejak pukul 05.05.

Baca Juga :  Kapolsek Darul Ihsan Serahkan Bantuan Tanggap Darurat Kepada Korban Kebakaran

Tentara Kerajaan Thailand menerima laporan pada pukul 7 pagi bahwa satu tentara Thailand tewas dan empat lainnya terluka akibat serangan Kamboja di Chong Bok di distrik Nam Yuen.

Sementara, Mayor Jenderal Winthai mengatakan dalam konferensi pers, delapan tentara Thailand terluka dan satu tentara tewas. Namun satu laporan korban tewas lainnya masih menunggu konfirmasi.

Kamboja kini memperluas serangan hingga wilayah Huai Ta Maria di Si Sa Ket serta Khana, Ta Khwai, dan Ta Muen di Surin.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Internasional

Dubes Hermono Apresiasi Kades di Aceh Singkil Cegah TPPO

Internasional

Kemlu RI : 48 WNI yang di evakuasi dari Iran Tiba di Tanah Air Hari Ini

Hukrim

Kantor Ditjen Minerba Kementerian ESDM di Geledah KPK

Internasional

Ada WNI kerja di RMAAC, Dubes Santo : sangat memotivasi warga Indonesia untuk mencari kerja secara profesional dan sesuai prosedur

Peristiwa

Pengadaan Mobil Dinas Baru Capai Rp. 5,45 Milyar, Mahasiswa: Dimana Hati Nurani Walikota Banda Aceh?

Daerah

21 lokasi baru sebagai tempat untuk relokasi korban bencana

Peristiwa

Sering Banjir, Kepala Desa Lhok Bot Minta Pemerintah Bangun Tanggul

Daerah

Kemendagri dan BNPB Siapkan Posko Nasional di Tapanuli Utara