Home / Wali Nanggroe Aceh

Rabu, 30 September 2026 - 21:24 WIB

Kembali ke Aceh Usai Berobat di Malaysia, Wali Nanggroe Jalani Prosesi Peusijuek

mm Redaksi

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Teungku Malik Mahmud Al-Haythar bersama sejumlah tokoh dan jajaran Lembaga Wali Nanggroe dalam jamuan makan bersama di Meuligoe Wali Nanggroe Aceh, Rabu (30/9/2026). Foto: Dok. Istimewa

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Teungku Malik Mahmud Al-Haythar bersama sejumlah tokoh dan jajaran Lembaga Wali Nanggroe dalam jamuan makan bersama di Meuligoe Wali Nanggroe Aceh, Rabu (30/9/2026). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia Teungku Malik Mahmud Al-Haythar, kembali ke Aceh setelah menjalani pengobatan di Penang, Malaysia.

Kepulangannya disambut dengan prosesi peusijuek di Meuligoe Wali Nanggroe Aceh, Rabu (30/9/2026).

Setibanya di Meuligoe, Wali Nanggroe disambut Majelis Syura Lembaga Wali Nanggroe, Katibul Wali serta jajaran struktural Sekretariat Lembaga Wali Nanggroe Aceh.

Prosesi peusijuek dilakukan Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Aceh Prof. Yusri Yusuf, Ketua Majelis Tuha Peuet Lembaga Wali Nanggroe Tgk. Azhari Alatif atau Abati Seulimum, serta Ketua Majelis Fatwa Lembaga Wali Nanggroe Tgk. Muhammad Isa Musa.

Baca Juga :  Wali Nanggroe Terima Audiensi Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh Bahas Isu Penegakan Hukum

Kabag Kerja Sama dan Humas Wali Nanggroe, Zulfikar Idris, mengatakan prosesi tersebut merupakan ungkapan rasa syukur atas kepulangan Wali Nanggroe ke Aceh.

Selain itu, peusijuek menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam menjaga dan melestarikan adat serta budaya Aceh.

Wali Nanggroe mengaku terharu mengikuti prosesi tersebut. Menurutnya, tradisi peusijuek mengingatkan dirinya pada adat dan budaya Aceh pada masa lalu.

“Prosesi peusijuek ini membuat saya terharu. Tradisi ini mengingatkan saya pada adat Aceh pada masa lalu. Oleh karenanya, lestarikan budaya dan adat istiadat ini hingga menjadi warisan untuk anak cucu kita,” ujar Malik Mahmud.

Baca Juga :  Terima Kunjungan Kaposwil PRR, Wali Nanggroe Minta Penanganan Menyeluruh Aceh Pasca Bencana

Sementara itu, Ketua MAA Aceh, Yusri Yusuf, menyampaikan bahwa peusijuek merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas kesehatan yang diberikan kepada Wali Nanggroe sehingga dapat kembali ke Aceh dan berkumpul kembali di Meuligoe Wali Nanggroe.

“Alhamdulillah, acara hari ini merupakan bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT atas kesehatan yang diberikan kepada Paduka Yang Mulia Wali Nanggroe dan beliau dapat kembali ke tanah air, kembali ke Meuligoe,” kata Yusri.

Menurut Yusri, prosesi tersebut juga menjadi bagian dari upaya merawat dan mempertahankan adat serta budaya Aceh.

Baca Juga :  Wali Nanggroe Kukuhkan Pengurus MAA 2026–2031, Tegaskan Peran Strategis Adat Aceh

Ia mengatakan Wali Nanggroe menyambut positif prosesi peusijuek tersebut dan menyampaikan apresiasi atas perhatian serta komitmen bersama dalam menjaga adat dan budaya Aceh.

Sebelumnya, Wali Nanggroe menjalani perawatan dan pemulihan kesehatan di Penang, Malaysia. Pada Agustus 2026, Kementerian Dalam Negeri menyebut proses pemulihan tersebut terus berjalan dan Wali Nanggroe tetap mengikuti sejumlah agenda kelembagaan secara daring.

Kepulangan Wali Nanggroe ke Aceh kemudian disambut dengan tradisi peusijuek yang tidak hanya menjadi ungkapan syukur, tetapi juga menjadi momentum untuk kembali menegaskan pentingnya pelestarian adat dan budaya Aceh.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Jelang Hari Damai Aceh ke-21, Wali Nanggroe Ajak Masyarakat Rawat Perdamaian dan Persaudaraan

Daerah

Wali Nanggroe Terima Audiensi Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh Bahas Isu Penegakan Hukum

Tni-Polri

Wali Nanggroe Terima Kapolda Aceh, Bahas Penanganan Bencana hingga Stabilitas Ekonomi

Wali Nanggroe Aceh

Aceh dan India Perkuat Kerja Sama Strategis, Konektivitas Sabang–Andaman Jadi Fokus

Wali Nanggroe Aceh

Wali Nanggroe: Kunci Kemajuan Aceh ada di Tata Ruang dan Lingkungan

Wali Nanggroe Aceh

Wali Nanggroe Serukan Penyelesaian Status Blang Padang Secara Adil dan Bermartabat

Wali Nanggroe Aceh

Diaspora Aceh di Medan Sampaikan Aspirasi kepada Lembaga Wali Nanggroe

Wali Nanggroe Aceh

Wali Nanggroe Dorong Konservasi Berbasis Adat Perkuat Peran Mukim