Home / Pemko Banda Aceh

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Banda Aceh Academy Evaluasi Kurikulum untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Peserta

mm Redaksi

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal memberikan sambutan dan arahan saat membuka Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Review dan Pendalaman Kurikulum serta Modul Banda Aceh Academy di Balai Keurukoen, Minggu (25/10/2026). Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal memberikan sambutan dan arahan saat membuka Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Review dan Pendalaman Kurikulum serta Modul Banda Aceh Academy di Balai Keurukoen, Minggu (25/10/2026). Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menegaskan bahwa kurikulum dan modul Banda Aceh Academy (BAA) harus disusun berdasarkan kebutuhan dunia kerja. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Review dan Pendalaman Kurikulum serta Modul Banda Aceh Academy di Balai Keurukoen, Minggu (25/10/2026).

“Banda Aceh Academy ini merupakan terobosan kita untuk mewujudkan visi dan misi wali kota dan wakil wali kota, maka ini harus menuntut keseriusan dari kita bersama,” ucap Illiza.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Gelar Konsultasi Publik RKPD 2027, IPM 2025 Capai 89,95 Tertinggi Nasional

Menurutnya, penyusunan kurikulum BAA tidak boleh hanya mengandalkan pandangan internal penyelenggara. Kurikulum harus dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan industri dan perkembangan dunia kerja sehingga keterampilan yang diperoleh peserta dapat diterapkan sesuai tuntutan lapangan.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam pengembangan program tersebut. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri, melainkan perlu melibatkan dunia industri, akademisi, komunitas, serta sektor perbankan untuk memperkuat pelaksanaan Banda Aceh Academy.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Promosikan Produk Unggulan IKM di Indonesia City Expo 2026 APEKSI

Illiza juga mendorong agar BAA tidak hanya berfokus pada pelatihan keterampilan, tetapi turut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem lapangan pekerjaan di Kota Banda Aceh. Dengan demikian, program ini diharapkan mampu membuka peluang bagi masyarakat untuk memperoleh pekerjaan maupun mengembangkan usaha.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa perubahan kebutuhan tenaga kerja dan perkembangan zaman menuntut sumber daya manusia untuk terus beradaptasi. Karena itu, kurikulum dan modul BAA perlu dirancang secara relevan, fleksibel, serta mampu menjawab tantangan dunia kerja pada masa mendatang.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Salurkan Makanan Tambahan untuk Balita Risiko Stunting

Melalui FGD tersebut, Pemerintah Kota Banda Aceh berharap proses peninjauan dan pendalaman kurikulum dapat menghasilkan program pelatihan yang lebih terarah, sesuai kebutuhan pasar kerja, serta didukung oleh keterlibatan berbagai pemangku kepentingan.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Serahkan Bantuan Hewan Kurban untuk Korban Bencana Hidrometeorologi di Pidie Jaya

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Illiza Paparkan Strategi Memimpin Perubahan di Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Serahkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran di Jeulingke

Pemko Banda Aceh

Jelang Tahun Ajaran Baru, 45 Anak Yatim di Ulee Kareng Terima Bantuan Sekolah dari Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Kendalikan Situasi, Pasokan 1.670 LPG 3 Kg sudah Mulai Didistribusi

Parlementaria

Ketua DPRK Banda Aceh Imbau Restoran dan Kafe Sediakan Mushala bagi Pengunjung

Nasional

Wali Kota Banda Aceh Hadiri Audiensi JKPI dengan Wamendagri, Bahas Rakernas Ternate dan Penguatan Warisan Budaya

Pemko Banda Aceh

Dekranasda Banda Aceh Gelar Pelatihan Bordir Wastra Aceh, Illiza Dorong Perajin Naik Kelas