Aceh Barat Daya – Progres pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) Aceh Barat Daya (Abdya) telah melampaui 80 persen.
Bupati Abdya Safaruddin menargetkan gedung senilai lebih dari Rp16 miliar itu mulai beroperasi pada 2027.
Sekaligus menjadi destinasi baru yang mengakomodasi pelayanan administrasi, aktivitas pelaku seni, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Safaruddin menyampaikan target tersebut saat meninjau MPP di Abdya, Selasa (27/10/2026).
Peninjauan itu merupakan bagian dari evaluasi sejumlah proyek strategis daerah menjelang akhir Oktober.
Terutama untuk memastikan realisasi pekerjaan sesuai jadwal dan mengantisipasi kendala akibat meningkatnya curah hujan.
Menurut Safaruddin, capaian progres saat ini cukup menjanjikan. Namun, ia menegaskan bahwa kualitas hasil akhir tetap menjadi perhatian sebelum gedung tersebut mulai berfungsi.
“Kita berharap MPP sudah fungsional tahun depan. Konsepnya akan kita kembangkan menjadi destinasi baru, sehingga gedung ini tidak hanya menjadi pusat pelayanan, tetapi juga wadah bagi pelaku seni dan UMKM,” kata Safaruddin.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah merancang fasilitas tersebut agar masyarakat tidak hanya memanfaatkannya untuk mengurus administrasi.
Tetapi juga untuk mendukung kegiatan ekonomi kreatif dan aktivitas publik. Salah satu rencana pengembangan ialah fasilitas rooftop.
Dari sisi anggaran, Pemkab Abdya mengalokasikan sekitar Rp4,7 miliar untuk MPP pada 2026, meningkat dari Rp3,5 miliar pada tahun sebelumnya.
Pemerintah daerah juga merencanakan tambahan anggaran sekitar Rp7 miliar hingga Rp8 miliar pada 2027.
Dengan alokasi tersebut, total anggaran proyek diproyeksikan melampaui Rp16 miliar.
Dana lanjutan harapannya mendukung penyelesaian fasilitas serta pengembangan gedung sesuai konsep perencanaan.
Safaruddin menegaskan, percepatan infrastruktur menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan program Arah Baru Abdya Maju.
Jika 2025 menjadi masa transisi pemerintahan, maka 2026 menjadi momentum pembuktian melalui hasil nyata yang dapat dirasakan masyarakat.
“Walaupun program lain berjalan baik, progres infrastruktur tetap menjadi perhatian utama karena masyarakat perlu merasakan dampaknya secara nyata,” ujarnya.
Ia berharap MPP dapat beroperasi sesuai target sehingga masyarakat memperoleh akses pelayanan yang lebih terintegrasi.
Sekaligus membuka ruang baru bagi pertumbuhan aktivitas ekonomi dan kreatif di Abdya.
Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar
















