Simeulue – Muslim Ayub berjanji memperjuangkan pembangunan 10 jaringan irigasi di Kabupaten Simeulue, untuk mendukung produktivitas sektor pertanian. Selain infrastruktur pengairan, ia menyoroti potensi wisata alam daerah yang dinilai berpeluang menarik kunjungan wisatawan mancanegara.
Komitmen tersebut disampaikan Muslim Ayub dalam pertemuan Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila pada Rabu, 28 Oktober 2026, dalam rangkaian hari kedua kunjungannya ke Simeulue.
Pertemuan itu dihadiri Bupati Mohammad Nasrun Mikaris, dan Wakil Bupati Simeulue, Nusar Amin, serta Ketua DPRK, Rasmanudin, sejumlah kepala satuan kerja perangkat kabupaten (SKPK), camat, serta kepala desa dan para kader Nasdem Simeulue.
Dalam pertemuan tersebut, Muslim menilai Simeulue memiliki kekayaan alam yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata. Pengelolaan potensi itu, menurut dia, dapat membuka peluang bagi daerah tersebut untuk semakin dikenal di tingkat internasional.
Ia berharap pengembangan pariwisata mampu meningkatkan kunjungan wisatawan asing sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.
Namun, Muslim juga menyoroti pentingnya pembangunan sektor pertanian. Menurut dia, potensi lahan yang tersedia di Simeulue perlu ditunjang infrastruktur pengairan yang memadai agar dapat dimanfaatkan secara optimal.
Karena itu, ia menyatakan akan memperjuangkan pembangunan 10 jaringan irigasi di kabupaten Simeulue, Infrastruktur itu diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air lahan pertanian dan membantu meningkatkan produktivitas petani.
“Sepuluh irigasi akan kita bangun di Kabupaten Simeulue. Jika itu tidak terealisasi, maka saya malu menginjakkan kaki di Kabupaten Simeulue,” kata Muslim Ayub.
Pernyataan itu menjadi penegasan komitmennya terhadap pembangunan infrastruktur pertanian di Simeulue. Pengembangan irigasi dan pariwisata menjadi dua sektor yang berpotensi mendukung pertumbuhan ekonomi Simeulue.

















