Home / Aceh Barat Daya

Senin, 29 Mei 2023 - 12:22 WIB

RDP Terkait PT CA Digelar Tertutup 

mm Redaksi

Petugas keamanan berjaga jaga didepan pintu rapat lantai I DPRK Abdya

Petugas keamanan berjaga jaga didepan pintu rapat lantai I DPRK Abdya

Aceh Barat Daya – Rapat dengar pendapat (RDP) Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya dengan forum pimpinan Kabupaten (Forkompimkab) serta Penjabat (Pj) Bupati setempat digelar secara tertutup, Senin (29/5/2023).

Pantauan noa.co.id di depan ruang rapat lantai I DPRK terpantau hanya ada petugas pengamanan dalam serta sejumlah staf lainnya yang berjaga-jaga di depan pintu ruang rapat tersebut.

Baca Juga :  PT CA Digeledah, Tim Gabungan Kejari Aceh dan Kejari Abdya Bawa Sejumlah Dokumen

RDP tersebut diketahui terkait Hak Guna Usaha (HGU) PT Cemerlang Abadi (CA) yang dilaksanakan oleh kalangan DPRK Abdya diikuti oleh Penjabat (Pj) Bupati serta unsur Forkompimkab setempat.

Baca Juga :  Salman Sebut Kemenangan Mualem Akan Membawa Kemajuan Bagi Aceh

Sebelumnya, dalam paripurna LKPJ Bupati Abdya, Ketua DPRK Nurdianto menyampaikan RDP tersebut dilaksanakan secara tertutup.

Baca Juga :  Warga Meudang Ara Keluhkan Kabel Listrik Menjuntai ke Jalan

“RDP hari ini tertutup, setelah RDP nanti hasilnya akan kita buat Konferensi Pers,” kata Nurdianto.

Hingga berita ini diturunkan, awak media belum mengetahui apa saja yang dibahas dalam RDP tersebut, mengingat saat ini RDP masih dilaksanakan.

Share :

Baca Juga

Aceh Barat Daya

Zaman Akli Buka Forum Penyusunan RKPD 2027

Aceh Barat Daya

Imum KPA Bereaksi Terhadap Dugaan Main Kasar Pj. Bupati

Aceh Barat Daya

Diduga Peninggalan Kerajaan Kuala Batee, Meriam Tua Terbengkalai di Gampong Keudee Baroe

Aceh Barat Daya

Abrasi Kembali Terjadi, BPBK Abdya Tangani Darurat Sementara 

Aceh Barat Daya

Keluarga Besar SMK Negeri 1 Abdya Bagi Takjil dan Buka Puasa Bersama

Aceh Barat Daya

Wakil Ketua DPRA Safaruddin Santuni Anak Yatim di Abdya

Aceh Barat Daya

Warga Gampong Ie Mameh Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 

Aceh Barat Daya

Dukung Mualem, Migas Blok Andaman Harus Diolah di Aceh