Home / Pemerintah

Rabu, 29 Mei 2024 - 09:30 WIB

BSKDN Kemendagri Optimistis Tingkatkan Penerapan Smart Governance lewat Kolaborasi

mm Redaksi

Kepala BSKDN Kemendagri, Yusharto Huntoyungo. (Foto | HO-Puspen Kemendagri).

Kepala BSKDN Kemendagri, Yusharto Huntoyungo. (Foto | HO-Puspen Kemendagri).

Jakarta – Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam upaya meningkatkan penerapan Smart Governance atau tata kelola kota pintar di seluruh daerah di Indonesia. Hal itu diungkapkan Kepala BSKDN Yusharto Huntoyungo saat memimpin Rapat Rencana Penyelenggaraan International Training Program for Smart Governance and Policy Capacity Building di Inha University, Korea Selatan. Rapat tersebut berlangsung di Aula BSKDN, Jakarta,(28/5).

Baca Juga :  Kemendagri dan BNPP Serahkan 743 Hewan Kurban pada Perayaan Idul Adha 1445 Hijriah

“Melalui sinergi yang kuat antarberbagai pihak baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, sektor swasta hingga masyarakat, kami meyakini dapat menerapkan smart governance secara lebih luas di Indonesia,” Kata Yusharto kepada kantor Berita NOA.co.id Selasa 28 Mei 2024.

Lebih lanjut, Yusharto menjelaskan smart governance bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga soal bagaimana semua pihak dapat bekerja bersama untuk menciptakan tata kelola yang lebih efektif, efisien, dan transparan. Yusharto menyebutkan, kerja sama dengan Inha University diharapkan akan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) untuk mengawal penyelenggaraan pemerintahan daerah yang lebih baik, khususnya terkait peningkatan pelayanan publik yang mudah diakses oleh masyarakat.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Serahkan SK Tenaga KontrakĀ 

“Kerja sama dengan Korea Selatan dalam hal ini bersama Inha University sebagai salah satu universitas terbaik di Kota Incheon ini, harapannya nanti kita dapat menyerap banyak ilmu untuk mendukung pelayanan publik yang lebih baik di negara kita,” ungkap Yusharto.

Baca Juga :  Penasihat DWP Kemendagri : Menjaga Netralitas ASN menjelang Pilkada Serentak 2024

Dalam kesempatan tersebut, Yusharto juga berharap ke depannya seluruh pemerintah daerah dapat memiliki pemahaman yang sama terkait smart governance dan dapat menerapkan konsep tersebut di daerah masing-masing. “Kita perlu membangun database yang akurat dan up to date untuk mendukung kebutuhan penelusuran data dan informasi sebagai basis penyusunan strategi kebijakan yang sekali lagi untuk mendukung tata kelola kota pintar,” pungkasnya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Gelar Rapat Penyusunan Laporan Kinerja Strategis Nasional 2025

Daerah

Kanwil Kemenkumham Aceh Ikuti Kick Off Peringatan Hari HAM Sedunia ke-76

Aceh Barat

Lantik Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat, Mualem: Tidak Ada Sekat Antara Gubernur dan Bupati

Nasional

Pemerintah Pastikan Hak Pilih Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi Terjamin

Aceh Besar

Pastikan Distribusi Air Merata, Bupati Aceh Besar Tinjau Irigasi Pertanian di Dua Kecamatan

Pemerintah

Plt Sekda Aceh Bersama Pj Ketua PKK Hadiri Maulid Pemko Banda Aceh

Aceh Besar

Cut Rezky Handayani Hadiri Pengukuhan Bunda Literasi Aceh

Internasional

Kemlu RI pulangkan 96 WNI dari Arab Saudi