Home / Aceh Besar / Daerah

Kamis, 6 Juni 2024 - 16:37 WIB

Sekda Aceh Besar Buka Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting

mm Redaksi

Sekda Aceh Besar, Drs. Sulaimi, M.Si, saat membuka Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting yang melibatkan Pemangku Kebijakan Kabupaten Aceh Besar, di Dekranasda Aceh Besar, Kamis (6/6/2024). Foto: dok. MC Aceh Besar

Sekda Aceh Besar, Drs. Sulaimi, M.Si, saat membuka Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting yang melibatkan Pemangku Kebijakan Kabupaten Aceh Besar, di Dekranasda Aceh Besar, Kamis (6/6/2024). Foto: dok. MC Aceh Besar

Kota Jantho – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Besar, Drs. Sulaimi, M.Si, secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Penurunan Stunting yang melibatkan Pemangku Kebijakan Kabupaten Aceh Besar. Acara tersebut bertujuan untuk mencari solusi bersama dalam upaya menurunkan angka stunting di wilayah Aceh Besar, di Dekranasda Aceh Besar, Kamis (6/6/2024).

Dalam sambutannya, Sekda Sulaimi menyebutkan, pentingnya kontribusi dan saran dari seluruh peserta yang hadir. “Kami berharap mendapatkan saran dari seluruh peserta yang hadir hari ini. Kita harus mencari solusi bersama agar Aceh Besar menjadi lebih baik, terutama dalam hal penanganan stunting,” ujarnya.

Baca Juga :  Ombudsman RI Perwakilan Aceh Sampaikan Hasil Penilaian Kepatuhan dan Rencana Kerja 

Selain itu, Sekda Sulaimi menekankan bahwa, pemahaman orang tua mengenai pentingnya penanganan stunting merupakan faktor kunci dalam upaya menurunkan angka stunting di daerah tersebut.
Menurut Sulaimi, kesadaran dan pengetahuan orang tua mengenai gizi anak dan kesehatan sangat berperan dalam pencegahan dan penanganan stunting.

“Pemahaman orang tua terkait pentingnya penanganan stunting juga merupakan kunci utama,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KB PP dan PA) Aceh Besar, Drs. Fadhlan, menekankan pentingnya kolaborasi dan penyampaian informasi terkait penurunan angka stunting.
Berdasarkan survei kesehatan Indonesia tahun 2023, angka stunting di Aceh Besar masih berada pada 30%. Namun, telah ada kemajuan dengan penurunan angka stunting hingga 14,9%.

Baca Juga :  Bank Aceh Gelar Gathering Bersama Nasabah

“Kegiatan kita hari ini adalah untuk menyamakan persepsi dan menyampaikan informasi terkait penurunan stunting. Meskipun angka stunting masih tinggi, kita telah melihat kemajuan yang signifikan. Intervensi serentak di Posyandu seluruh Aceh Besar memerlukan dukungan dan bantuan dari semua pihak,” kata Fadhlan.

Rakor ini dihadiri oleh Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Aceh Besar dan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar.
Para peserta diharapkan dapat berkolaborasi dan memberikan masukan yang konstruktif demi mencapai target penurunan stunting di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Bersama Danlanud, Pj Bupati Iswanto Ikuti Trail Adventure Hari Bakti ke-76 TNI AU

Stunting merupakan masalah kesehatan yang serius, dan upaya penurunannya memerlukan kerja sama dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta. Dengan koordinasi yang baik, diharapkan Aceh Besar dapat mencapai hasil yang signifikan dalam upaya mengurangi angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Acara ini menjadi langkah penting dari rangkaian kegiatan yang direncanakan untuk mempercepat penurunan stunting di Aceh Besar, dengan harapan membawa perubahan positif bagi generasi mendatang.

Penulis: Dahlan ZA

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Belajar Lapangan Summer Term, Mahasiswa Universitas Rhode Island AS Kunjungi Unigha dan RSUD TCD Sigli

Daerah

Seskab : Prabowo Kirim Helikopter Pribadi ke Mualem untuk Bencana Aceh

Daerah

One Day One Ayat Menciptakan Generasi Qurani

Daerah

Alami Patah Kaki, TNI AL Gunakan Helikopter Evakuasi Anak 9 Tahun ke KRI Soeharso

Daerah

HUT PGRI ke 79 di Pidie, Lima Guru Dapat Emas

Daerah

Imigrasi Sabang Jalin Kerja Sama dengan Media NOA untuk Perkuat Publikasi Pelayanan

Aceh Besar

Pj Bupati Aceh Besar Ikut Meeting Zoom Asistensi Evaluasi Laporan Kinerja bersama Tim Asistensi Itjen Kemendagri

Daerah

Praktik Lomba dengan Sistem Uang Pendaftaran Jadi Hadiah Dinilai Haram, MPU Simeulue Tegaskan Masuk Kategori Judi