Home / Daerah / Pemerintah Aceh

Rabu, 10 Desember 2025 - 15:43 WIB

Posko Tanggap Darurat Minta Tarif Transportasi ke Aceh Tidak Melonjak di Tengah Bencana

mm Redaksi

Juru Bicara Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh 2025, Murthalamuddin, S.Pd, MSP. Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Juru Bicara Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh 2025, Murthalamuddin, S.Pd, MSP. Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh – Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh mengimbau seluruh penyedia jasa transportasi—baik darat, laut, maupun udara—untuk tidak memberlakukan tarif di luar batas kewajaran selama masa penanganan bencana. Hal ini disampaikan Juru Bicara Posko, Murthalamuddin, di Banda Aceh, Rabu (10/12/2025).

Menurutnya, kondisi Aceh yang sedang menghadapi bencana besar seharusnya menjadi momentum bagi semua pihak untuk saling membantu, bukan sebaliknya membebani masyarakat maupun relawan dengan harga transportasi yang tidak wajar.

Baca Juga :  Bupati Pidie Gandeng Universitas Terbuka untuk Perluas Akses Pendidikan Tinggi

“Kita sedang dirundung bencana. Mohon agar harga yang ditetapkan tidak di atas batas kewajaran dan tidak memberatkan masyarakat. Tindakan seperti itu juga akan berdampak negatif terhadap penanganan bencana di Aceh,” ujar Murthalamuddin.

Ia menyoroti adanya penggunaan boat nelayan oleh warga untuk menyeberang sungai akibat jembatan yang terputus oleh banjir. Meski sangat membantu mobilitas warga, harga layanan tersebut tetap harus berada dalam batas kewajaran.

Baca Juga :  Untuk Raup PAD, Pemkab Pidie Bahas Raqan Pajak

Juru bicara posko itu juga meminta para penyedia jasa transportasi udara, darat, dan laut untuk mematuhi standar harga yang wajar agar pihak-pihak yang datang membantu, termasuk relawan dan lembaga kemanusiaan, tidak terbebani biaya tinggi.

“Ongkos yang diberlakukan jangan berlebihan. Memberlakukan harga terlalu mahal justru menodai rasa kemanusiaan,” tegasnya.

Murthalamuddin mengajak semua pihak untuk bahu-membahu mendukung upaya penanganan pascabencana yang saat ini dilakukan Pemerintah Aceh bersama Pemerintah Pusat dan berbagai elemen bangsa.

Baca Juga :  Pj Gubernur Safrizal Resmikan Gedung Baru Dinas Perkim Aceh, Minta ASN Kerja Lebih Baik

Ia juga secara khusus mengingatkan para pemilik jasa sewa mobil agar tidak mematok tarif di luar kewajaran, terutama bagi lembaga serta relawan yang terlibat langsung dalam proses penanganan pascabencana.

“Hari ini semua pihak membantu Aceh yang luluh lantak akibat banjir dan tanah longsor. Mari kita sama-sama mendukung, termasuk dengan memberikan harga yang sewajarnya,” tutupnya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Ditjen AHU Bersama Kanwil Kemenkumham Aceh Diskusi Teknis Peningkatan Layanan AHU Bidang Penerjemah Tersumpah

Daerah

Darwati A Gani dan Irwandi Yusuf Resmi Bercerai

Daerah

Buka Program Rehabilitasi Pemasyarakatan 2025, Kalapas Meulaboh Harapkan Peserta Jadi Agen Perubahan

Daerah

Tokoh Muda Pidie Jaya : Panitia Peyelenggara Pilkada Jangan Lagi Bikin Malu Masyarakat

Daerah

Pidie Harus Mampu Capai 30 Persen Sanitasi Aman

Daerah

Kejaksaan Negeri Simeuleu Gelar Konferensi Pers Capaian Kinerja Tahun 2024

Daerah

Momen Idul Adha, DPD PKS Pidie Sembelih 15 Ekor Hewan Kurban

Daerah

Sulitnya Lapangan Pekerjaan di Simeulue, Warga Menjerit dan Mengadu Nasib ke Perantauan