Home / Daerah / Peristiwa

Senin, 9 September 2024 - 13:31 WIB

Tidak Masuk dalam Agenda, SAPA Minta Hening Cipta dan Doa Bersama di Pembukaan PON untuk Tu Sop

mm Redaksi

Ketua SAPA, Fauzan Adami. Foto: ist

Ketua SAPA, Fauzan Adami. Foto: ist

Banda Aceh – Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA) meminta Penjabat (Pj) Gubernur Aceh untuk mengadakan hening cipta dan doa bersama pada pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) nanti malam sebagai penghormatan atas wafatnya ulama besar Aceh, Ayah Sop atau Tu Sop.

Ketua SAPA, Fauzan Adami menyampaikan bahwa Ayah Sop merupakan sosok ulama kharismatik yang memiliki peran penting dalam menjaga dan menyebarkan ajaran Islam di Aceh. Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi masyarakat Aceh.

“Kami sangat berharap Pj Gubernur Aceh bisa memimpin hening cipta dan doa bersama pada pembukaan PON untuk menghormati jasa-jasa Tu Sop. Beliau telah memberikan kontribusi yang tak ternilai dalam membimbing umat dan menjaga nilai-nilai keislaman di Aceh,” kata Fauzan kepada media ini. Senin 9 September 2024.

Baca Juga :  30 Personel Brimob Polda Aceh Tiba Di Aceh Timur Siap Bantu Amankan Pilkada

“Kami tegaskan bahwa hening cipta dan doa bersama harus dilakukan pada pembukaan PON. Jangan sampai momen penting ini dilewatkan tanpa penghormatan untuk ulama kharismatik yang telah berjasa besar bagi Aceh, karena menurut informasi tidak ada agenda demikian, jangan sampai ini terjadi,” tambahnya

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Besar Peroleh Penghargaan

Ayah Sop dikenal sebagai ulama yang dihormati, tidak hanya di Aceh, tetapi juga di luar daerah, karena kontribusi besar beliau dalam membina umat, memberikan ceramah, dan mendirikan lembaga-lembaga pendidikan Islam. SAPA menilai bahwa momen pembukaan PON adalah kesempatan yang tepat untuk mengenang jasa almarhum.

“Dengan adanya hening cipta dan doa bersama, kami berharap seluruh masyarakat Aceh dan peserta PON bisa ikut serta dalam mengenang almarhum, sekaligus mendoakan agar amal ibadah Ayah Sop diterima di sisi Allah SWT,” pintanya.

Baca Juga :  PT PEMA Ajak 50 Anak Yatim Belanja dan Makan Bersama

SAPA juga berharap agar semangat keislaman dan keteladanan yang diwariskan oleh Ayah Sop tetap hidup di tengah masyarakat Aceh dan menjadi inspirasi bagi generasi mendatang.

Wafatnya Ayah Sop telah meninggalkan duka yang mendalam bagi masyarakat Aceh. “Kita tidak bisa melupakan jasa ulama seperti Ayah Sop. Doa bersama dan hening cipta adalah langkah kecil namun berarti dalam mengenang beliau dan menjaga nilai-nilai warisan yang ditinggalkan,” demikian kata Ketua SAPA Fauzan Adami.

Editor: Amiruddin

Share :

Baca Juga

Daerah

Kakanwil Kemenkum Aceh Dorong Pemerintah Kota Raih Indeks Hukum Terbaik

Daerah

Jembatan Gantung Garuda Berdiri Kokoh Di Pidie Jaya

Daerah

Komisi VI DPRA menerima aspirasi yang disampaikan oleh Asosiasi Tenaga Administrasi Sekolah (ATAS) Provinsi Aceh

Daerah

Pj Bupati Iswanto Optimis Produk Kerajinan Aceh Besar Jadi Unggulan Nasional

Daerah

Dukungan Dari Alumni Ruhul Fata kepada pasangan SABAR : Kita Satu Untuk Semua

Hukrim

Kemlu RI Kembali Bebaskan WNI Terancam Hukuman Mati di Arab Saudi
Tangki PGE

Peristiwa

Tangki PGE di PAG Lhokseumawe Terbakar Dini Hari Tadi

Aceh Besar

Warga Maheng Tak Bisa Tidur Tunggu Kehadiran Kapolda Aceh