Home / Internasional

Rabu, 2 Juli 2025 - 16:51 WIB

KRI Songkhla Sosialisasi Bahaya Perundungan di Tempat Kerja bagi WNI

Farid Ismullah

Sosialisasi Awareness on Workplace/Institutional Bullying, Sabtu (28/6/2025). (Foto : NOA.co.id/HO-KRI Songkhla).

Sosialisasi Awareness on Workplace/Institutional Bullying, Sabtu (28/6/2025). (Foto : NOA.co.id/HO-KRI Songkhla).

Songkhla – Konsulat Republik Indonesia di Songkhla (KRI Songkhla) mengadakan Sosialisasi Awareness on Workplace/Institutional Bullying, Sabtu (28/6).

Sosialisasi tersebut bagian dari program Pengarusutamaan Gender (PUG) KRI Songkhla untuk membawa kesadaran bagi WNI di Selatan Thailand terhadap perundungan yang mungkin dapat dialami WNI yang bekerja atau mengenyam tingkat pendidikan tinggi di Thailand.

“Orang dapat ditindas karena berbagai alasan, termasuk perbedaan ras, seksualitas, identitas gender, etnis, agama, disabilitas dan kemampuan, berat badan, atau tinggi badan. ” Kata Sustriana Saragih, Narasumber pada kegiatan sosialisasi kepada para peserta.

Baca Juga :  179 WNI/PMI Kelompok Rentan Berhasil Dipulangkan dari Malaysia

Perundungan bukan merupakan fenomena yang hanya terjadi di tingkatan sekolah dasar ataupun menengah saja. Siapapun dapat mengalami perundungan, terlepas berapa pun usianya.

Puluhan WNI sangat antusias mengikuti sosialisasi tersebut dan membagikan pengalaman yang dialaminya terkait perundungan di tempat bekerja atau tempat belajar.

Baca Juga :  Menlu RI Serukan Kepemimpinan yang Inklusif untuk Perdamaian Dunia

Lalu demikian, apa yang harus dilakukan saat mengalami perundungan di tempat kerja/belajar? Ibu Sustriana, yang akrab dipanggil Bu Sustri, membagikan beberapa tips apabila mengalami perundungan di tempat bekerja/belajar, seperti di antaranya:

– Menyimpan dokumentasi sebagai bukti pendukung untuk melaporkan kasus perundungan, dan mencari bantuan serta dukungan baik dari sesama teman, konselor, dan/atau penasihat hukum.

Baca Juga :  Ingin jadi admin Judol, KemenP2MI Gagalkan CPMI ke Kamboja

Institusi pendidikan maupun pihak perusahaan juga perlu mengambil langkah tegas pencegahan dan penanganan kasus perundungan, seperti di antaranya menyediakan jalur resmi pengaduan kasus perundungan yang aman dan berpihak terhadap korban, serta mengimplementasikan kebijakan anti-bullying atau kebijakan anti-perundungan.

Apabila Anda WNI di Selatan Thailand yang mengalami perundungan di tempat bekerja/belajar, jangan ragu untuk menghubungi KRI Songkhla di nomor hotline +66 818 978 350.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Hukrim

Kolaborasi KPK-OPDAT Amerika Serikat, Tingkatkan Kapasitas dalam Penanganan TPPU

Internasional

Mei mendatang, KBRI Abuja dan ITPC Lagos hadirkan produk halal indonesia di Nigeria   

Internasional

24 Imigran Rohingya yang Melarikan diri belum kembali

Daerah

Warga Aceh Kibarkan Bendera Putih Disorot Media Asing

Internasional

Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Transformasi Indonesia

Hukrim

Kemlu RI : Diduga 30 WNI Jadi Korban TPPO Online Scammer di Manila

Hukrim

Imigrasi Tangkap Buron Asal Filipina, Buru Dua Orang Lainnya

Internasional

Kemenko Polkam : Kondisi WNI di Thailand-Kamboja Aman