Home / Daerah / Pemerintah / Simeulue

Sabtu, 12 Juli 2025 - 10:18 WIB

Simeulue Memulai Musim Tender, Publik Menanti Akhir dari Proyek Mangkrak

Argamsyah

Simeulue Memulai Musim Tender, Publik Menanti Akhir dari Proyek Mangkrak. Foto:  Ilustrasi (Ist).

Simeulue Memulai Musim Tender, Publik Menanti Akhir dari Proyek Mangkrak. Foto: Ilustrasi (Ist).

Simeulue – Musim tender proyek pembangunan kembali dimulai di Kabupaten Simeulue. Laman resmi Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Simeulue menunjukkan aktivitas pengadaan, dari pengumuman proyek, evaluasi penawaran, hingga penetapan pemenang lelang.

Beberapa proyek bahkan telah merampungkan proses lelang dan menetapkan kontraktor pelaksana. Namun, mayoritas lainnya masih bergulir dalam tahap evaluasi penawaran.

Atmosfer kompetitif terasa kental, terutama di kalangan pelaku usaha jasa konstruksi yang membidik proyek-proyek dengan nilai kontrak mencapai miliaran rupiah.

Baca Juga :  BNN Pidie Upayakan Pencegahan Peredaran Narkoba

Di balik semangat pembangunan itu, bayang-bayang masa lalu belum sepenuhnya sirna. Catatan hitam proyek mangkrak dalam beberapa tahun terakhir masih menyisakan skeptisisme di tengah publik.

Mulai dari dugaan pemutusan kontrak secara sepihak, pekerjaan terbengkalai tanpa kejelasan, hingga proyek yang gagal rampung akibat kendala teknis dan keterbatasan anggaran, menjadi luka lama yang belum sembuh.

Kondisi itu menimbulkan pertanyaan mendasar, ke mana arah pengelolaan pembangunan di Simeulue? Apakah tahun ini akan menjadi babak baru, atau justru mengulang kegagalan lama dengan wajah yang berbeda?

Baca Juga :  Ada Kejanggalan dalam Surat Kadis PUPR Terkait Pengambilan Besi Leger Jembatan di Desa Busung Indah

Masyarakat mendesak agar proses pengadaan dilakukan secara transparan dan akuntabel, bukan sekadar formalitas penunjukan kontraktor.

Seleksi ketat terhadap kapasitas dan rekam jejak pelaksana menjadi tuntutan utama agar proyek benar-benar tuntas sesuai jadwal dan mutu yang dijanjikan.

“Simeulue tidak butuh proyek mewah, tapi proyek yang selesai tepat waktu dan bisa dirasakan manfaatnya,” ujar salah satu tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga :  Plt Sekda Aceh Bersama Pj Ketua PKK Hadiri Maulid Pemko Banda Aceh

Kini, harapan publik menggantung pada komitmen pemerintah daerah dalam menata ulang tata kelola proyek pembangunan.

Simeulue berada di titik krusial, melanjutkan pola lama yang sarat masalah atau mengambil langkah berani menuju tata kelola proyek yang lebih bersih, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Warga masih menanti. Apakah proyek-proyek tahun ini akan menjadi awal perubahan, atau sekadar lembaran baru dari buku lama yang tak pernah selesai ditulis?

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah

MPU Aceh Serahkan Taushiyah tentang Pelaksanaan PON kepada Pj Gubernur

Daerah

Al Washliyah Banda Aceh Gelar Apel Milad Ke-93 di Kampus

Daerah

Didampingi Forkopimda, Pj Bupati Nagan Raya Lepas Atlet POPDA Aceh Ke -XVIII

Aceh Besar

Pantai Riting Leupung Aceh Besar Jadi Tujuan Wisata Paling Populer Saat Ini

Pemerintah

Ketua Umum LASKAR Minta Pj Wali Kota Sabang Tertibkan Seluruh Aset Daerah

Pemerintah

Pemkab Nagan Raya Terima Award Desa Bebas Stunting dari Kemendes

Daerah

Uji Lakops dapat mengetahui kesiapsiagaan Basarnas jika terjadi kondisi darurat

Daerah

Diduga Pembangun Masjid PCM Sangso Dihalangi, Ini Kata Ketua LBH PP Muhammadiyah