Home / Daerah / Simeulue

Rabu, 13 Agustus 2025 - 13:39 WIB

Kodim 0115/Simeulue Panggil Penanggung Jawab Dapur MBG Terkait Temuan Makanan Tak Layak Konsumsi

Argamsyah

Komandan Kodim 0115 Simeulue yang diwakili oleh Kasdim, melaksanakan koordinasi dengan perwakilan SPPG, Dapur MBG Desa Layabaung, Kecamatan Simeulue Barat. Foto: Dok. Argam/Noa.co.id.

Komandan Kodim 0115 Simeulue yang diwakili oleh Kasdim, melaksanakan koordinasi dengan perwakilan SPPG, Dapur MBG Desa Layabaung, Kecamatan Simeulue Barat. Foto: Dok. Argam/Noa.co.id.

Simeulue – Komando Distrik Militer (Kodim) 0115/Simeulue mengambil langkah tegas dengan memanggil penanggung jawab dapur Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) Desa Laya Baung Kecamatan Simeulue Barat, Kabupaten Simeulue, Rabu (13/8/2025).

Pemanggilan itu dilakukan menyusul temuan serius terkait kualitas makanan yang didistribusikan dalam program nasional yang ditujukan untuk meningkatkan gizi anak-anak sekolah.

‎WS. Kasdim 0115/Simeulue, Kapten Inf. Agus Nababan, yang mewakili Dandim, menyatakan kekecewaannya atas laporan adanya makanan yang mengandung ulat atau belatung serta ditemukannya wadah makanan kosong saat pendistribusian.

Baca Juga :  Kolaborasi Pj Gubernur dan DPRA : Pengesahan APBA tercepat sepanjang sejarah

‎”Program ini adalah arahan langsung dari Presiden untuk meningkatkan gizi anak-anak yang sedang menempuh pendidikan. Tidak boleh ada kelalaian sedikit pun,” tegas Kapten Agus.

Ia menambahkan, keberhasilan program MBG tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

“Ini bukan tentang mencari siapa yang salah, melainkan bagaimana kita bersama-sama memperbaiki sistem agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Jika masih terjadi, tentu akan ada tindakan tegas,” imbuhnya.

Pihak pengelola SPPG mengakui adanya kekurangan dan berkomitmen melakukan perbaikan menyeluruh. Beberapa langkah perbaikan yang diusulkan meliputi penggantian kendaraan Mobil distribusi yang saat ini masih menggunakan terpal tidak layak, serta peremajaan tong sampah untuk menghindari sumber lalat.

Baca Juga :  Siapa Hartono? Pemilik Kapal pengangkut Ikan 280 Ton yang terdampar di Simeulue

‎”Kamar mandi juga akan diperbaiki, termasuk pemasangan keramik agar lebih higienis. Dapur sebagai ujung tombak harus ditingkatkan standar kebersihannya,” ujar perwakilan SPPG.

Sementara itu, penanggung jawab dapur menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas insiden tersebut dan menegaskan komitmennya untuk memperbaiki kualitas pelayanan.

‎”Kami siap bertanggung jawab dan akan mengganti makanan yang tidak layak tersebut. Ini menjadi pelajaran penting bagi kami, dan ke depan kami pastikan kejadian serupa tidak terulang,” katanya.

Baca Juga :  Polres Simeulue Lakukan Pebongkaran Makam dan Autopsi Terhadap Jenazah

‎Pengawasan dari Kodim/0115 Simeulue Chandra S menambahkan agar pengelolaan dapur dan pendistribusian makanan dilakukan dengan lebih hati-hati ke depannya.

“Kami berharap ini menjadi kejadian pertama dan terakhir, tidak ada lagi kasus serupa,” ujarnya.

Dengan komitmen yang terjalin antar semua pihak, program MBG di Kabupaten Simeulue diharapkan kembali berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi generasi penerus bangsa.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Polresta Banda Aceh Imbau Warga Waspadai Tindak Kejahatan

Daerah

500 Lebih Warga Simeulue Gagal Lolos PPPK Paruh Waktu, DPRK Kritik Pemerintah Abai

Daerah

Diduga Lambat, Panitia Pelaksana Popda Aceh Timur Dinilai Masih Kurang Siap

Daerah

Kunker ke Aceh Tengah, Pj Gubernur Tinjau Venue Pacuan Kuda dan Triathlon

Daerah

Puluhan Tahun Bakti, Honorer R3 Aceh Singkil Temui Bupati

Aceh Timur

PON XXI Aceh-Sumut Tim Regu Sepak Takraw Aceh Putri Hancur Dihantam Tim Putri Jawa Timur

Daerah

Imigrasi Awasi Ketat Aktivitas WNA terkait kegiatan kemanusiaan bagi Korban Banjir di Aceh

Daerah

Dukungan Dari Alumni Ruhul Fata kepada pasangan SABAR : Kita Satu Untuk Semua