Home / Daerah / Pemerintah / Pemerintah Aceh

Minggu, 19 Oktober 2025 - 14:13 WIB

Kemenko Polkam Tegaskan Pemerataan Akses Digital di Aceh

mm Redaksi

Rapat Koordinasi Pemerataan Akses Digital di Provinsi Aceh, Banda Aceh, Kamis (17/10/2025). (Foto : NOA.co.id-HO-Kemenko Polkam).

Rapat Koordinasi Pemerataan Akses Digital di Provinsi Aceh, Banda Aceh, Kamis (17/10/2025). (Foto : NOA.co.id-HO-Kemenko Polkam).

Banda Aceh – Deputi Bidkoor Komunikasi dan Informatika Kemenko Polkam Marsda TNI Eko Dono Indarto menegaskan pemerataan akses digital bukan sekadar urusan teknis infrastruktur, melainkan agenda strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan ketahanan nasional. Oleh karenanya, diperlukan peta jalan konkret untuk pemerataan akses digital Aceh yang mencakup verifikasi data blankspot, sinkronisasi kebijakan pusat-daerah, serta penguatan koordinasi lintas sektor.

“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan operator telekomunikasi dalam mempercepat transformasi digital di wilayah paling barat Indonesia tersebut,” kata Asisten Deputi Koordinasi Telkomunikasi dan Informatika Kemenko Polkam, Marsma Agus Pandu Purnama dalam Rapat Koordinasi Pemerataan Akses Digital di Provinsi Aceh, Kamis (17/10/2025).

Baca Juga :  BKSDA Aceh : Situasi telah aman pasca ganguan beruang liar di Abdya

Disampaikan bahwa cakupan jaringan internet di Aceh telah mencapai 87% dari total desa, namun masih terdapat 149 desa berstatus blankspot terutama di wilayah pegunungan dan kepulauan seperti Simeulue, Gayo Lues, dan Subulussalam. Hambatan utama meliputi kondisi geografis ekstrem, keterbatasan pasokan listrik, serta minimnya infrastruktur pendukung di daerah terpencil.

“Pemerataan akses digital di Aceh adalah bagian dari misi besar kedaulatan digital Indonesia. Kita tidak hanya membangun jaringan, tetapi membangun masa depan yang inklusif, aman, dan berdaya saing bagi seluruh rakyat Aceh,” kata Pandu.

Baca Juga :  Prihatin Kurangnya Lahan Pemakaman Umum, Haji Mukhlis Gunakan Uang Pribadi Buka Lahan TPU di Gampong Bireuen Meunasah Dayah

Ketua Tim Akselerasi Infrastruktur Fixed Broadband Kementerian Komunikasi dan Digital, Singgih Yuniawan, menyampaikan kebijakan nasional percepatan digitalisasi, termasuk lelang spektrum baru, penerapan open access, infrastructure sharing, dan roadmap fiberisasi hingga 2029.

Sementara itu, Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) menyampaikan capaian pembangunan BTS 4G di empat kabupaten prioritas, serta program akses internet untuk 1.000 dayah dan 1.000 masjid di Aceh. Tahun 2025, kapasitas VSAT akan ditingkatkan hingga 8 Mbps dengan target terestrialisasi jaringan mencapai 30 Mbps untuk wilayah dengan trafik tinggi.

Baca Juga :  Arus Mudik Menurun, Tim Kemenko Polkam Pantau Persiapan Libur Lebaran

Dinas Kominfo Aceh menegaskan strategi pembiayaan multi-skema (APBA, APBD, dan Dana Desa) untuk mendukung pembangunan jaringan desa, disertai program Quick Win berupa Wi-Fi publik, kolaborasi dengan operator untuk akses gratis di ruang publik, serta literasi digital bagi UMKM dan masyarakat.

Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon menegaskan, Pemerintah daerah siap memberikan perizinan gratis, menyediakan lahan, dan mendukung pembangunan tower maupun BTS di daerah Aceh Singkil. “Pemerataan konektivitas adalah kebutuhan mendesak masyarakat, bukan sekadar proyek,” katanya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

H. Syibral Distribusi Logistik Untuk Masyarakat Terdampak Banjir di Pidie Jaya

Aceh Besar

Dishub Aceh Besar Imbau Pemilik Kendaraan Lengkapi Uji KIR Demi Keselamatan Jalan

Internasional

UNDP, BAPPENAS, dan DEN Gelar Dialog Tingkat Tinggi tentang AI

Aceh Timur

Sempat Ditahan Di Thailand,Pemerintah Aceh Timur Jemput Nelayan 

News

Dua Warga Aceh Ditembak Aparat Malaysia, Pj Gubernur Safrizal Minta KBRI dan Kemenlu Beri Pendampingan Hukum dan Biayai Perawatan 

Nasional

Anggota DPR Soroti Penetapan Harga Beras Berdasarkan Sistem Rayonisasi Wilayah

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Meraih Penghargaan UHC 2024 Kategori Utama dari BPJS Kesehatan  

Nasional

Disaksikan Menkum, Mie Gacoan dan LMK SELMI Sepakat Berdamai