Home / Daerah

Rabu, 5 November 2025 - 15:27 WIB

Pidie Harus Mampu Capai 30 Persen Sanitasi Aman

mm Amir Sagita

Sekdakab Pidie, Samsul Bahri saat memberi sambutan pada rapat koordinasi advokasi sanitasi aman di kantor Bupati Pidie, Rabu (5/11/2025) (Foto.IST).

Sekdakab Pidie, Samsul Bahri saat memberi sambutan pada rapat koordinasi advokasi sanitasi aman di kantor Bupati Pidie, Rabu (5/11/2025) (Foto.IST).

Sigli – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie menargetkan pencapaian 30 persen sanitasi aman sesuai dengan target nasional yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie, Drs. Samsul Azhar, saat membuka Rapat Advokasi Sanitasi Aman Kabupaten/Kota Kluster 2 Tahun 2025, Rabu (5/11/2025), di Aula Bappeda Kabupaten Pidie.

Kegiatan tersebut diikuti oleh enam kabupaten yang tergabung dalam Kluster 2, yaitu Pidie, Aceh Besar, Aceh Jaya, Bener Meriah, Simeulue, dan Aceh Tenggara.

Baca Juga :  Kepala SKPA Sambut Kepulangan Pj Gubernur Aceh

Dalam sambutannya, Sekda Pidie menyampaikan apresiasi kepada Kelompok Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman (Pokja PKP) Kabupaten Pidie yang telah berhasil mencapai status 100 persen Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) pada tahun 2024.

> “Ini merupakan capaian luar biasa berkat kerja keras bersama serta dukungan Pemerintah Provinsi Aceh,” ujar Samsul Azhar.

Ia menjelaskan, berdasarkan data terkini, capaian sanitasi aman di Kabupaten Pidie baru mencapai 14 persen. Sementara target nasional dalam RPJMN 2025–2029 ditetapkan sebesar 30 persen. Oleh karena itu, Pidie harus mampu meningkatkan pencapaian tersebut dalam lima tahun ke depan.

Baca Juga :  Hari Lahir Pancasila, Seluruh pegawai Kanwil Kemenkumham Aceh memakai pakaian adat dari penjuru nusantara

“Melalui rapat advokasi ini, kami mengajak seluruh Pokja PKP dari kabupaten/kota dalam Kluster 2 untuk membangun komitmen bersama dalam mewujudkan target sanitasi aman 30 persen sesuai arah kebijakan nasional,” tambahnya.

Sekda Pidie juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mencapai target tersebut.

Baca Juga :  Target Zakat dan Infak Kabupaten Abdya Tahun 2024 Rp5 Milyar Lebih

“Saya yakin, dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, lembaga donor, akademisi, dan masyarakat, insyaallah kita mampu mewujudkan sanitasi aman di Kabupaten Pidie dan Aceh secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Rapat tersebut turut dihadiri perwakilan Bappeda Aceh, Dinas Perkim Aceh, Dinas Kesehatan Aceh, DPMG Aceh, Baitul Mal Aceh, Balai Prasarana Permukiman Wilayah Aceh, serta unsur dari Setda Aceh dan para kepala SKPK terkait dari enam kabupaten kluster 2.

Share :

Baca Juga

Aceh Timur

Masyarakat Seuneubok Panton Tuntut Oknum Kades Mundur,Ini Permasalahanya

Daerah

Polres Bengkulu Selatan Salurkan Air Bersih ke Warga Pino Raya Terdampak Kekeringan

Daerah

Wakil Panglima TNI Dampingi Menhan RI Kunjungi Yonif TP 852/ABY

Daerah

Posko Tanggap Darurat Aceh Bantah Hoaks 400 Korban Meninggal, Data Resmi: 38 Orang

Daerah

Kejati Aceh dan NPCI Aceh Perkuat Sinergi Dukung Pembinaan Olahraga Penyandang Disabilitas Melalui Program JAGAIN

Daerah

TNI AL Evakuasi Korban Laka Laut di Perairan Selat Berhala

Daerah

Tanggulangi Darurat, BPBD Bangun Waduk Pawod

Daerah

Kakanwil Ditjenim Aceh : Kami aktif lakukan pengawasan orang asing yang masuk secara ilegal ke Aceh