Home / Pendidikan / Tni-Polri

Sabtu, 8 November 2025 - 16:07 WIB

Densus 88 Ajak Mahasiswa Poltekkes Aceh Tangkal Paham Radikal

mm Redaksi

Tim Densus 88 bersama dosen dan mahasiswa Poltekkes Kemenkes Aceh foto bersama usai kegiatan FGD Wawasan Kebangsaan, Jumat (7/11/2025). Foto: Dok. Istimewa

Tim Densus 88 bersama dosen dan mahasiswa Poltekkes Kemenkes Aceh foto bersama usai kegiatan FGD Wawasan Kebangsaan, Jumat (7/11/2025). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Dalam upaya memperkuat ketahanan ideologi di lingkungan pendidikan tinggi, Tim Pencegahan Satgaswil Aceh Densus 88 Anti Teror Polri menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Pencegahan Paham IRET (Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme)” bersama mahasiswa Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Aceh, Jumat (7/11/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kampus Poltekkes Kemenkes Aceh ini menghadirkan pemateri dari Densus 88 AT Polri, IPDA Nurul Maulana, S.H., yang memaparkan pentingnya menanamkan semangat nasionalisme dan kewaspadaan terhadap infiltrasi ideologi radikal di lingkungan akademik.

Baca Juga :  UNIC : Berkarir Bersama PBB Terbuka Untuk Seluruh Mahasiswa di Indonesia

Dalam paparannya, IPDA Nurul Maulana menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang harus menjadi pelopor perdamaian, toleransi, dan persatuan bangsa.

“Radikalisme tidak hanya muncul melalui kekerasan fisik, tetapi juga lewat penyebaran ideologi di ruang digital dan sosial. Mahasiswa harus bijak dalam menyaring informasi serta tidak mudah terpengaruh ajaran yang menyesatkan,” ujarnya.

FGD tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Aceh, antara lain dr. Ns. Dewi Marianti, S.Kep., M.Kep., Sp.Ma selaku Ketua Jurusan; Ainal Mardhiah, SKM., MPH selaku Sekretaris Jurusan; serta Ritawati, A.K., MPH selaku Ketua Program Studi D4 Keperawatan. Para dosen, staf, dan mahasiswa juga tampak antusias mengikuti kegiatan ini.

Baca Juga :  Kapolda Aceh Tinjau Pos Pengamanan Malam Tahun Baru

Diskusi berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang mengangkat berbagai isu seputar peran tenaga kesehatan dalam membangun masyarakat yang damai dan inklusif. Para peserta diajak memahami bagaimana menjaga semangat kebersamaan serta menolak segala bentuk kekerasan, diskriminasi, dan intoleransi di lingkungan sosial.

Baca Juga :  Kapolda Aceh Buka Latpraops Ketupat Seulawah-2025

Melalui kegiatan tersebut, Tim Pencegahan Satgaswil Aceh Densus 88 berharap tumbuhnya kesadaran ideologis dan rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa kesehatan, agar mampu menjadi garda terdepan dalam menolak penyebaran paham IRET di dunia pendidikan.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama antara Tim Densus 88, jajaran dosen, dan seluruh peserta FGD sebagai simbol komitmen untuk terus menjaga semangat kebangsaan serta memperkuat ketahanan ideologi di lingkungan Poltekkes Kemenkes Aceh.

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Tni-Polri

Kapolres Aceh Selatan Bantu Warga Yang Tertimpa Banjir, Kapolda Aceh : Sampaikan Ucapan Terima Kasih ke Jajarannya

Tni-Polri

Rumah Reyot Barlian, Warga Kemumu Hilir Berubah Total, Tinggal Finishing

Daerah

Disdik Aceh Canangkan Zona Integritas WBK dan WBBM untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

Aceh Besar

Camat Darul Kamal Dorong Sekolah Ramah Anak dan Bebas Kekerasan

Pendidikan

1.187 Guru Honorer di Aceh Diberhentikan, ini Kata Kadisdik

Tni-Polri

Dari Rumah Tak Layak Huni Menuju Keluarga Mandiri, TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Siapkan Kolam Lele dan Kandang Ayam Petelur

Tni-Polri

Besok, Polda Aceh akan Gelar Pasar Murah, Sediakan 1000 Paket Sembako Murah

Tni-Polri

Polri: Jaga Ruang Demokrasi, Layani Aspirasi dan Lindungi Aktivitas Masyarakat