Home / Aceh Barat / Pemerintah

Jumat, 21 November 2025 - 09:52 WIB

Pemkab Aceh Barat Gelar Sosialisasi E-Katalog Konstruksi untuk Tingkatkan Transparansi Pengadaan

mm Redaksi

Dinas PUPR Aceh Barat menggelar sosialisasi E-Katalog Konstruksi bersama para penyedia jasa di Aula Dinas PUPR, Kamis (20/11/2025). Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Dinas PUPR Aceh Barat menggelar sosialisasi E-Katalog Konstruksi bersama para penyedia jasa di Aula Dinas PUPR, Kamis (20/11/2025). Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Meulaboh – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menggelar Sosialisasi E-Katalog Konstruksi di Aula Dinas PUPR, Kamis (20/11/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Peningkatan Kapasitas dan Sinergi dalam Implementasi E-Katalog dari Sudut Pandang PPK dan Penyedia Menuju Pelaksanaan Mini Kompetisi yang Transparan dan Efektif”. Sejumlah penyedia jasa konstruksi di lingkungan Pemkab Aceh Barat turut hadir.

Bupati Aceh Barat melalui Kabag Administrasi Pembangunan Setdakab, Esma Ardani, mengatakan bahwa sosialisasi tersebut merupakan langkah strategis untuk memperjelas arah kebijakan, memperkuat koordinasi antarunit kerja, serta mempercepat implementasi program pengadaan yang sudah direncanakan.

Baca Juga :  Wakili Pj Bupati, Sekda Sulaimi Buka Pelatihan GTA Aceh Besar

“Pemkab Aceh Barat terus mendorong peningkatan kualitas tata kelola pengadaan barang dan jasa. Transformasi digital melalui E-Katalog Konstruksi adalah langkah penting untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih transparan, cepat, efisien, dan akuntabel,” ujar Esma.

Ia menambahkan, E-Katalog bukan hanya mempermudah proses pengadaan, tetapi juga menciptakan mini kompetisi yang sehat, sehingga harga lebih kompetitif dan mutu pekerjaan dapat terjaga.

Meski demikian, Esma mengakui bahwa perubahan sistem selalu menghadirkan tantangan. Masih diperlukan penyamaan pemahaman mengenai peran KPA, PA, PPK, tata cara pemilihan, mekanisme kontrak, hingga pelaksanaan mini kompetisi.

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Barat dan Pj Ketua Dekranasda Kunjungi Usaha Rumah Tangga di Gampong Kuala Bubon

Esma juga menegaskan beberapa poin penting yang menjadi perhatian Pemkab Aceh Barat, yaitu:

  1. Peningkatan kapasitas dan profesionalisme SDM. Seluruh perangkat daerah terutama KPA, PPK, dan PA harus mampu mengikuti perkembangan regulasi dan teknologi pengadaan. Sistem digital hanya akan berjalan optimal jika SDM yang mengoperasikannya kompeten.

  2. Menjaga integritas dan transparansi. E-Katalog memberikan ruang pengawasan lebih terbuka, sehingga setiap proses pengadaan wajib dijalankan secara jujur, objektif, dan mengedepankan kualitas pembangunan daerah.

  3. Memperkuat sinergi dengan penyedia. Pemerintah dan kontraktor merupakan mitra pembangunan. Kolaborasi yang baik diyakini dapat menghasilkan infrastruktur yang tepat waktu, berkualitas, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Baca Juga :  Penjabat Bupati Nagan Raya Peroleh Penghargaan APE dari PPPA-RI

“Saya berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi forum penyampaian teknis, tetapi mampu menghasilkan pemahaman yang utuh dan strategis untuk penerapan E-Katalog di Aceh Barat,” kata Esma.

Ia juga mengajak seluruh pihak menjadikan sosialisasi ini sebagai momentum untuk meningkatkan pelayanan publik, memperkuat integritas, serta memastikan bahwa setiap anggaran memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Safari Ramadhan 1447 H, Bupati Aceh Besar Serahkan 200 Sak Semen untuk Masjid di Peukan Bada

Aceh Besar

Bahan Pangan di Aceh Besar Stabil, Minyak Makan Curah Naik Tipis

Nasional

Panglima TNI Dukung Penguatan Gizi dan Ketahanan Pangan Nasional

Aceh Barat

Pj Bupati Aceh Barat Buka Forum Konsultasi Publik RPJPD

Aceh Besar

Kenang 20 Tahun Tsunami Aceh, Pj Bupati Aceh Besar Ajak Masyarakat Zikir dan Doa Bersama

Aceh Jaya

Bupati Aceh Jaya Lantik 125 ASN, Berikut Daftar Pejabat yang Dilantik

Aceh Besar

Pj Bupati Iswanto Bersama Kapolda Aceh Tanam Jagung Serentak Nasional

Hukrim

Kemenko Polkam Dorong Sinergi APH dan APIP untuk Cegah Korupsi di Sektor Pengadaan