Home / Daerah / Peristiwa

Jumat, 12 Desember 2025 - 14:36 WIB

Alami Patah Kaki, TNI AL Gunakan Helikopter Evakuasi Anak 9 Tahun ke KRI Soeharso

Farid Ismullah

Korban Patah Kaki saat perawatan medis berada di KRI dr. Soeharso-990 yang lego jangkar sekitar Perairan Aceh Tamiang, Kamis (11/12/2025). (Foto : NOA.co.id/HO-Dispenal).

Korban Patah Kaki saat perawatan medis berada di KRI dr. Soeharso-990 yang lego jangkar sekitar Perairan Aceh Tamiang, Kamis (11/12/2025). (Foto : NOA.co.id/HO-Dispenal).

Jakarta – Helikopter Panther HS-1302 milik TNI Angkatan Laut berhasil mengevakuasi seorang anak berusia 9 tahun warga Dusun Kuala Pusung Kapal, Aceh Tamiang, yang mengalami patah kaki akibat terdampak bencana alam. Evakuasi dilakukan setelah tim menerima laporan kondisi korban yang membutuhkan penanganan medis segera serta sulit dijangkau melalui jalur darat. Kamis (11/12) di Aceh.

Berdasarkan keterangan resmi Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal), Jumat (12/12), Helikopter Panther diterbangkan dari unsur TNI AL yaitu KRI dr. Soeharso-990 yang lego jangkar di sekitar Perairan Aceh Tamiang. Dengan prosedur Evakuasi Medis Udara, tim penyelamat mengevakuasi korban secara aman.

Baca Juga :  TNI AL kembali gagalkan Penyeludupan 19 PMI Non-Prosedural

Setibanya di kapal, korban langsung ditangani oleh tim medis KRI dr. Soeharso-990. Pemeriksaan awal menunjukkan adanya patah tulang pada bagian kaki, dan korban kini menjalani perawatan intensif oleh dokter ortopedi serta tenaga kesehatan di kapal tersebut.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Gelar Ratas di Akhir Pekan, Fokus Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra

Pihak TNI AL menyampaikan bahwa operasi penyelamatan ini merupakan bagian dari komitmen dalam memberikan bantuan kemanusiaan di wilayah maritim Indonesia. Evakuasi cepat melalui udara dinilai sangat penting untuk menyelamatkan pasien yang berada dalam kondisi kritis maupun di lokasi yang sulit dijangkau.

Baca Juga :  Persit KCK Cabang XXX Yonif 112 PD Iskandar Muda mengikuti Zoom Meeting Talkshow Bintal Ideologi

Hingga berita ini diturunkan, kondisi korban dilaporkan stabil dan terus mendapat pemantauan dari tim medis KRI dr. Soeharso-990 guna dilaksanakan observasi. Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata dari perintah Presiden RI Jenderal TNI (Purn.) Prabowo Subianto melalui Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr, Muhammad Ali.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Wakili Pj Bupati, Kadisdik Aceh Besar Tutup FTBI Tingkat Provinsi Aceh

Peristiwa

Kesalahpahaman Oknum Brimob dengan Warga di Aceh Utara Sudah Dimediasi Muspika

Peristiwa

15 Hektare Lahan Terbakar di Aceh Besar

Daerah

Kejari Pidie Jaya Terima Berkas Tersangka Kasus Narkotika Jenis Sabu

Daerah

Update Donor Darah Pemerintah Aceh : 128 ASN Berdonor dalam Sehari

Daerah

Seluruh Kegiatan PKK Punya Manfaat Bagi Pemkab Pidie, Kata Plt Sekda

Daerah

Tandatangani MoU dan MoA, STISIP Al Washliyah Banda Aceh Kerja Sama dengan FIA Unigha Sigli

Daerah

Direktorat PKPLK Kemendikdasmen Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh