Home / Peristiwa

Kamis, 25 Juli 2024 - 18:36 WIB

Dua Hektar Kebun Kopi di Bener Meriah Terbakar

mm Redaksi

Dua hektar lahan kebun kopi di Kabupaten Bener Meriah terbakar. Peristiwa kebakaran ini terjadi saat wilayah dataran tinggi Gayo itu sedang dilanda musim kemarau. Foto : BPBD

Dua hektar lahan kebun kopi di Kabupaten Bener Meriah terbakar. Peristiwa kebakaran ini terjadi saat wilayah dataran tinggi Gayo itu sedang dilanda musim kemarau. Foto : BPBD

Bener Meriah – Dua hektar lahan kebun kopi di Kabupaten Bener Meriah terbakar. Peristiwa kebakaran ini terjadi saat wilayah dataran tinggi Gayo itu sedang dilanda musim kemarau.

Menurut informasi yang diterima RRI dari Pusdalops BPBD Bener Meriah, kebakaran lahan kebun kopi itu berada di Desa Jelobok, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah.”Kebakaran lahan terjadi pada hari Rabu, 24 Juli 2024 pukul 10.30 WIB. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Selain kebun kopi, kebakaran juga menghanguskan lahan kebun jernang. Diketahui dua hektar lahan yang terbakar itu milik Jamaluddin yang merupakan kepala desa setempat.

Baca Juga :  Danau Toba Terbakar Hebat akibat Panas Ekstrem

Dalam upaya pemadaman api, BPBD Kabupaten Bener Meriah mengerahkan :
satu unit mobil fire jeep 04 Blang Rakal dan satu unit mobil tangka Posko 03 Singah Mulo. Api berhasil dipadamkan pukul 11.30 WIB.

Pada hari yang sama, Rabu (24/2024) pukul 23.00 WIB, kebakaran lahan juga terjadi di Bener Meriah tepatnya di kecamatan Pintu Rime Gayo, Desa Negeri Antara. Lahan milik warga bernama Adi Lebe itu terbakar dengan luas mencapai dua hektar.

Baca Juga :  Tiga Hektar Lahan di Bener Meriah Terbakar

Piket posko 04 Blang Rakal langsung bergerak ke lokasi kebakaran dan melakukan pemadaman api serta pendinginan. Di bantu oleh personil damkar posko 03 dan posko 06 Penanganan membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam. Petugas kemudian berhasil memadamkan api.

BPBD mengimbau kepada masyarakat tidak melakukan pembakaran pada area lahan atau membuka lahan perkebunan dengan cara membakar, karena tindakan tersebut melanggar hukum.

Baca Juga :  Panglong Kayu dan Satu Rumah Warga Terbakar di Bener Meriah 

Membakar hutan dan lahan sesuai UU RI No. 8 tahun 1981 tentang KUHP, UU RI No. 41 Tahun 1999 tentang kehutanan, UU RI No. 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, dan UU RI No. 39 tahun 2014 tentang perkebunan dapat diancaman hukuman pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp.10 miliar

Editor: Amiruddin MK

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Padam Berjam-Jam, PLN Harus Ganti Rugi!

Daerah

TNI Dirikan Dapur Umum di Timang Gajah Bener Meriah

Daerah

SPS Aceh Minta Pemerintah Pusat Percepat Penanganan Bencana

Daerah

94 Peserta Seleksi PPK Pilkada 2024 Pidie Jaya Gagal Ketahap Selanjutnya

Peristiwa

Masyarakat Keluhkan Air PDAM Tiga Hari Mati

Aceh Barat Daya

Jurnalis Dihalangi Saat Liput Kecelakaan Maut Truk Tambang

Hukrim

Kemlu RI Berhasil Memulangkan 21 WNI Korban TPPO dari Myanmar

Peristiwa

Kecelakaan Jelang Lebaran Renggut Lima Nyawa, Begini Kata Kasat Lantas Polresta Banda Aceh