Home / Daerah / Peristiwa

Sabtu, 27 Desember 2025 - 13:30 WIB

Lanud SIM Beri Dukungan Penuh Penyaluran Logistik Selama Perpanjangan Masa Tanggap Darurat di Aceh

mm Redaksi

Pos Pendamping Nasional Bencana Hidrometeorologi di Sultan Iskandar Muda (SIM). (Foto : Dok.Farid Ismullah/NOA.co.id).

Pos Pendamping Nasional Bencana Hidrometeorologi di Sultan Iskandar Muda (SIM). (Foto : Dok.Farid Ismullah/NOA.co.id).

Aceh Besar – Pemerintah Provinsi Aceh kembali memperpanjang status tanggap darurat bencana hidrometeorologi. Perpanjangan ini berlaku mulai 26 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026 mendatang, menyusul masih tingginya intensitas hujan dan dampak bencana di sejumlah wilayah.

Menanggapi kebijakan tersebut, TNI Angkatan Udara melalui Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM) menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung langkah pemerintah pusat dan daerah dalam penanganan bencana.

Kaur Pustak Lanud SIM, Lettu Sus Khoirul Nasution, mengatakan pihaknya siap menjalankan segala kebijakan yang ditetapkan pemerintah pusat. Koordinasi lintas instansi terus dilakukan guna memastikan penyaluran bantuan berjalan optimal.

Baca Juga :  KompasTV Terima Penjelasan TNI AD, Anggap Persoalan Sudah Selesai

“Tentunya kami dari TNI Angkatan Udara siap mendukung segala kebijakan pemerintah pusat. Pimpinan pusat akan berkoordinasi, dan kami dari Lanud SIM pasti akan mendukung seperti apa pun kebijakan tersebut,” ujar Khoirul, Sabtu (27/12/2025).

Ia menjelaskan, sejak awal terjadinya bencana hidrometeorologi, Lanud SIM telah terlibat aktif dalam penyaluran bantuan kemanusiaan. Hingga saat ini, Lanud SIM terus menyusun strategi dan mengatur kekuatan guna mendukung distribusi logistik ke daerah terdampak.

Baca Juga :  Menko Polkam Serahkan Mobil Penjernih Air, Kunjungi Pengungsian dan Tinjau Perbaikan Jembatan di Aceh

“Di Lanud SIM kami mengatur strategi dan menyusun kekuatan untuk tetap mendukung penyaluran logistik. Kami terlibat sejak awal bencana hingga sekarang,” jelasnya.

Khoirul menegaskan, keterlibatan Lanud SIM merupakan bentuk komitmen TNI AU dalam mendukung penuh kebijakan pemerintah dan memastikan kebutuhan masyarakat terdampak bencana dapat terpenuhi.

“Kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait dalam penyaluran bantuan, tentunya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak,” tambahnya.

Baca Juga :  Pj Gubernur Aceh Apresiasi Peran Bank Aceh Dalam Mensukseskan PON XXI Aceh - Sumut

Dari Pos Pendamping Nasional Bencana Hidrometeorologi yang berpusat di Lanud SIM, penyaluran bantuan kemanusiaan paling banyak difokuskan ke wilayah Aceh Tengah dan Bener Meriah, yang menjadi daerah dengan dampak bencana cukup signifikan.

Pemerintah Aceh bersama aparat gabungan terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Tahun 2025, Kemenkum Aceh Targetkan Pembentukan 15 Posbankum di Kabupaten/Kota

Daerah

Raih Juara Dalam Perlombaan, Kapolresta Berikan Reward Untuk Personel dan Pihak Pendukung Lainnya

Daerah

Pemkab Pidie Jaya Hibahkan Rp 5 Miliar untuk Panwaslih

Daerah

Perkuat Sinergi Antar-Stakeholder, Kapolres AKBP Ricky Nugraha Silaturahmi ke DPRK Bener Meriah

Daerah

Kubu Junaidi Sebut Musda Golkar Pidie “Brutal”, Buku Panduan Diduga Dirobek

Daerah

LPJ Rp8,8 Miliar Tak Kunjung Diserahkan, Dua Kali Diingatkan Panwaslih Simeulue Tapi Mangkir

Daerah

Istri Pj Gubernur Aceh Kunjungi Stand Aceh di Kriyanusa 2024

Banda Aceh

Wakil Ketua DPRK Simeulue Konsultasi ke DJKN Aceh, Bahas Audit dan Penilaian Aset PDKS