Home / Pemerintah Aceh

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:38 WIB

Pemerintah Aceh Matangkan Lahan Huntara dan Huntap bagi Korban Banjir dan Longsor

mm Redaksi

Sekda Aceh M. Nasir memimpin rapat koordinasi pembahasan kesiapan lahan Huntara dan Huntap bagi warga terdampak bencana, Banda Aceh, Selasa (27/1/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Sekda Aceh M. Nasir memimpin rapat koordinasi pembahasan kesiapan lahan Huntara dan Huntap bagi warga terdampak bencana, Banda Aceh, Selasa (27/1/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh – Pemerintah Aceh bergerak cepat mematangkan ketersediaan lahan untuk pembangunan Hunian Sementara (Huntara) dan Hunian Tetap (Huntap) bagi warga terdampak bencana banjir dan tanah longsor di 17 kabupaten/kota.

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menegaskan agar seluruh kendala administratif maupun teknis terkait lahan segera diselesaikan. Hal ini dinilai mendesak mengingat kebutuhan hunian layak bagi korban bencana hidrometeorologi tersebut.

“Status lahan dan lokasi tanah harus clean and clear. Kita targetkan persoalan ini selesai dalam waktu dekat. Apalagi menjelang bulan suci Ramadan, kepastian hunian bagi warga terdampak harus jelas,” tegas M. Nasir dalam rapat koordinasi di ruang kerja Setda Aceh, Selasa (27/1/2026).

Baca Juga :  Serahkan LKPD, Gubernur Aceh Tegaskan Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas

Dalam arahannya kepada kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) terkait, Sekda Aceh turut menyoroti sejumlah kendala di lapangan. Salah satunya adalah penolakan masyarakat terhadap lokasi hunian tetap yang dinilai kurang strategis.

Ia mencontohkan, di Kabupaten Gayo Lues, terdapat lahan yang tersedia untuk hunian sementara namun tidak cocok dijadikan hunian tetap karena lokasinya terlalu jauh dari pusat aktivitas masyarakat. Sementara di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, warga meminta agar hunian tetap dibangun tidak jauh dari desa asal agar aktivitas sosial dan ekonomi mereka tetap berjalan normal.

Baca Juga :  Pemprov Aceh Wajibkan Pelaporan Terpusat untuk Atur Distribusi Bantuan Bencana

“Kita harus mencari solusi bagi pemerintah kabupaten yang terkendala ketersediaan lahan. Apakah nantinya diperlukan koordinasi lanjutan dengan Pemerintah Aceh untuk pengadaan atau pembelian lahan baru,” ujar M. Nasir.

Sekda Aceh juga menekankan pentingnya kepastian hukum atas lahan yang akan digunakan. Menurutnya, skema penguasaan lahan tanpa sertifikat atau hanya berupa Hak Guna Bangunan (HGB) di atas Hak Pengelolaan Lahan (HPL) bukanlah solusi jangka panjang bagi masyarakat.

“Saya meminta Dinas Pertanahan dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Aceh segera berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota serta BPN untuk memastikan kelayakan lahan, baik secara teknis maupun legal,” tambahnya.

Baca Juga :  Gubernur Aceh Launching Instruksi Wajib Salat Berjamaah dan Mengaji di Sekolah

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pertanahan Aceh, M. Nizwar, menjelaskan bahwa tantangan utama di lapangan adalah dinamika kebutuhan masyarakat yang menyebabkan data kerap berubah.

Sebagai langkah percepatan, ia menyarankan agar pemerintah kabupaten/kota memprioritaskan penggunaan aset tanah milik pemerintah guna mempercepat proses pembangunan hunian.

“Untuk pembiayaan, anggaran pembangunan hunian tetap telah dimasukkan ke dalam Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) Tahun 2026,” tutup M. Nizwar.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

News

Wakil Gubernur Aceh Safari Ramadhan di Masjid Besar Peusangan Bireuen, Tinjau Progres Pembangunan dan Salurkan Bantuan

Daerah

Penjabat Gubernur Safrizal Luncurkan Program Penghapusan Pasung untuk ODGJ di Aceh

News

Muzakir Manaf Tunjuk M Nasir Sebagai Plt Sekda Aceh

Ekbis

Gubernur Aceh Tekankan Penguatan Tata Kelola dan Transformasi Digital dalam RUPS Bank Aceh Syariah

Pemerintah Aceh

RSUDZA Sukses Jalankan Operasi Cerebrovascular Pertama di Aceh, Sekda Apresiasi Dukungan Menkes RI

News

Pj Gubernur Safrizal Instruksikan Pembenahan Showroom Dekranasda Aceh

Daerah

Tim Relawan ASN BPBJ Setda Aceh Gotong Royong Pemulihan Dua Dayah di Aceh Utara, Pemerintah Aceh Salurkan Bantuan Kebutuhan Dasar

Pemerintah Aceh

Dek Fadh Dorong Sumatera Jadi Kekuatan Ekonomi, Tekankan Konektivitas dan Hilirisasi