Home / Daerah / Peristiwa

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:20 WIB

Pasca Karhutla, Tim Gabungan Pastikan Wilayah Kondusif dan Bebas Titik Api ‎

mm Redaksi

Tim Gabungan Pastikan Wilayah Kondusif dan Bebas Titik Api, Sabtu (31/1/2026). (Foto : NOA.co.id/HO-Pen Korem 012/Teuku Umar).

Tim Gabungan Pastikan Wilayah Kondusif dan Bebas Titik Api, Sabtu (31/1/2026). (Foto : NOA.co.id/HO-Pen Korem 012/Teuku Umar).

Aceh Selatan – Personel gabungan dari Kodim 0107/Aceh Selatan, Polri, BPBD, dan BKSDA melaksanakan apel pagi dan patroli pascakebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kecamatan Bakongan dan Kecamatan Trumon Timur, Kabupaten Aceh Selatan, Sabtu (31/1/2026). ‎ ‎

Komandan Kodim 0107/Aceh Selatan, Letkol Inf Andrino D.N. Lubis, menuturkan bahwa sebelumnya telah terjadi kebakaran hutan dan lahan di dua wilayah tersebut. Di Kecamatan Bakongan, luas area yang terdampak mencapai sekitar 7,5 hektare, sementara di Desa Pinto Rimba, Kecamatan Trumon Timur, mencapai sekitar 30 hektare. ‎ ‎

“Sebelumnya di lokasi ini sempat terjadi kebakaran hutan dan lahan. Namun berkat kerja sama seluruh unsur terkait serta didukung kondisi cuaca yang mendukung, saat ini api telah padam total dan tidak ditemukan lagi titik api maupun asap,” ujar Dandim dalam keterangan resminya.

Baca Juga :  Wasekum HAMAS : Pembahasan APBK Aceh Selatan tahun 2025 terkesan dipaksakan

Letkol Inf Andrino Lubis menegaskan bahwa penanganan Karhutla di wilayah Kabupaten Aceh Selatan secara umum telah berhasil dilakukan. ‎ ‎

“Kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Bakongan telah berhasil ditangani. Begitu juga Karhutla di desa Pinto Rimba, kecamatan Trumon Timur, seluruhnya telah berhasil dipadamkan,” tuturnya. ‎ ‎Meski demikian, Dandim menekankan bahwa upaya pengawasan tetap dilakukan secara berkelanjutan. ‎

Baca Juga :  Kebakaran Lahan Gambut di Aceh Barat Belum Padam

“Walaupun kondisi sudah padam 100 persen, kami tetap mengerahkan personel untuk melaksanakan patroli secara intensif guna mencegah munculnya kembali titik api,” lanjutnya. ‎ ‎Selain patroli, upaya pencegahan juga terus dilakukan melalui edukasi kepada masyarakat. ‎ ‎

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang membuka lahan, agar tidak melakukan pembakaran. Pencegahan jauh lebih baik daripada pemadaman. Karena itu, patroli dan edukasi kepada masyarakat akan terus kami kedepankan,” tegasnya. ‎ ‎

Melalui kegiatan patroli pasca Karhutla ini, diharapkan wilayah Bakongan dan Trumon Raya tetap dalam kondisi aman dan kondusif serta terhindar dari potensi kebakaran hutan dan lahan kembali.

Baca Juga :  Pj Gubernur Safrizal: Sukses PON XXI Bukan Semata Prestasi tapi Mengubah Persepsi Aceh

“Sinergi lintas instansi ini dilakukan untuk memastikan kondisi wilayah tetap aman, kondusif, dan terkendali pascakebakaran. ‎ ‎Di wilayah Kecamatan Bakongan, sasaran patroli meliputi Desa Keude Bakongan, Desa Ujung Padang, dan Desa Gampong Drien. Sementara itu, di Kecamatan Trumon Timur, patroli dilakukan di Desa Pinto Rimba. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tidak ditemukan adanya api maupun asap sisa Karhutla. Kebakaran dinyatakan padam total 100 persen, seiring turunnya hujan pada malam sebelumnya,” Demikian Letkol Inf Andrino D.N. Lubis.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Pendaftaran Calon Ketua PWI Pidie dibuka

Daerah

Gerindra Aceh Selatan Rayakan 80 Tahun RI dengan Santuni Anak Yatim dan Bagi Ratusan Bendera di Tapaktuan

Internasional

Divonis 7 Tahun, Kemlu RI Upayakan Pembebasan WNI dari Penjara di Myanmar

Daerah

Pemprov Aceh Terima 20 Ton Bantuan dari MyFundAction untuk Korban Banjir dan Longsor

Daerah

Serahkan Sertifikat Merek, Meurah Budiman Ajak UMKM Aceh Lindungi Aset

Daerah

Ditjen PSDKP Didesak Tindak Pengunaan Pukat Harimau di Aceh Timur dan Langsa

Daerah

TNI – Warga Bersihkan Masjid Pasca Banjir di Aceh Utara 

Internasional

Kemlu RI Buka Suara Terkait WNI vs Warga Bangladesh Baku Hantam di Malaysia