Home / Aceh Barat Daya / Sport

Minggu, 8 Februari 2026 - 10:35 WIB

Pimpin PBSI Aceh, Dr. Safarudin Fokus Pembinaan Usia Dini

mm Teuku Nizar

Bupati Aceh Barat Daya, Dr. Safarudin kembali pimpin PBSI Aceh. Foto. Dok. Teukunizar/NOA.co.id

Bupati Aceh Barat Daya, Dr. Safarudin kembali pimpin PBSI Aceh. Foto. Dok. Teukunizar/NOA.co.id

Banda Aceh — Dr. Safaruddin, S.Sos., M.S.P kembali memimpin Pengurus Provinsi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Aceh untuk periode 2026–2030.

Ia meraih dukungan penuh dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) PBSI Aceh yang berlangsung di Muraya Hotel, Banda Aceh, Jumat (7/2/2026).

Seluruh perwakilan dari 23 pengurus PBSI kabupaten dan kota se-Aceh sepakat mendukung Safaruddin secara aklamasi. Dukungan tersebut mencerminkan kepercayaan insan bulutangkis terhadap kepemimpinannya.

Musprov menghadirkan sejumlah tokoh olahraga nasional dan daerah. Ketua Umum KONI Aceh Pon Yahya, Sekretaris Jenderal PP PBSI Ricky Soebagja, serta legenda bulutangkis Tontowi Ahmad ikut memberikan dukungan dan motivasi.

Baca Juga :  Agenda Bupati, Wakil Bupati Dan Sekda Abdya Hari Ini

Dalam sambutannya, Safaruddin menegaskan komitmennya untuk memperkuat pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Ia juga menargetkan peningkatan prestasi melalui sistem pembinaan yang lebih terstruktur.

“Kami akan fokus pada pembinaan usia dini dan peningkatan kualitas latihan. Target kami jelas, melahirkan atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional,” kata Safaruddin.

Safaruddin yang juga menjabat sebagai Bupati Aceh Barat Daya menilai keberhasilan prestasi membutuhkan proses panjang. Karena itu, ia mengajak seluruh pengurus daerah, pelatih, dan pemangku kepentingan untuk bekerja bersama.

Ketua Umum KONI Aceh Pon Yahya menekankan pentingnya menjaga konsistensi prestasi cabang bulutangkis. Ia berharap PBSI Aceh mampu memperkuat sistem latihan dan meningkatkan kualitas atlet.

Baca Juga :  PSAP Segel Tiket Delapan Besar, Laskar Aneuk Nanggroe Pesta di Blang Paseh

Menurut Pon Yahya, bulutangkis masih menjadi cabang andalan Aceh dalam ajang nasional. Ia mendorong PBSI mempertahankan tradisi emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Barat.

“PBSI harus menjaga momentum prestasi. Kami berharap bulutangkis kembali menyumbang medali emas pada PON mendatang,” ujarnya.

Sekretaris Jenderal PP PBSI Ricky Soebagja juga memberikan apresiasi terhadap kinerja kepengurusan sebelumnya.

Ia menilai pembangunan GOR PBSI dan rencana penyelenggaraan Sirkuit Nasional menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem bulutangkis di Aceh.

Baca Juga :  Wakili Pj Bupati, Kadisparpora Aceh Besar Hadiri Pembukaan Turnamen DJBC Boxing Cup I 2025

Ricky menegaskan pentingnya fasilitas, kompetisi, dan manajemen organisasi yang profesional. Ia juga membagikan pengalaman serta semangat juang kepada para pengurus dan pelatih.

“Pembinaan harus berjalan secara terencana dan berkelanjutan. Dengan sistem yang baik, Aceh memiliki peluang besar melahirkan atlet berprestasi,” kata peraih emas Olimpiade tersebut.

Dengan kepemimpinan Safaruddin untuk periode kedua, PBSI Aceh diharapkan terus berkembang. Organisasi ini juga diharapkan mampu mencetak lebih banyak atlet potensial yang membawa nama Aceh bersinar di tingkat nasional maupun internasional.

Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar

Share :

Baca Juga

Aceh Barat Daya

Irfannusir Resmi Buka Turnamen Bola Voli Barat-Selatan (Barsela) Cup I

Aceh Barat Daya

Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Dikhawatirkan Berakhir Mangkrak

Aceh Barat Daya

Penyelesaian Masalah Erosi Palak Kerambil Butuh Fokus Bersama

Aceh Barat Daya

Kalangan Anggota DPRK Minta Pemerintah Tertibkan Aset Tidak Terpakai

Aceh Barat Daya

Bupati Aceh Barat Daya: “Saya Ganti, Tidak Ada Kompromi”

Aceh Barat Daya

Pemuda dan Mahasiswa Diajak Lebih Kreatif Kembangkan UMKM

Aceh Barat Daya

Gasak Tablet Untuk Chip, Begini Kronilogis Aksinya

Aceh Barat Daya

Pengumuman Muscab KADIN Aceh Barat Daya