Bener Meriah – Udara sejuk dataran tinggi Bener Meriah menyelimuti Desa Meriah Jaya, Kecamatan Gajah Putih, Minggu (8/2/2026). Di tengah upaya warga bangkit dari dampak bencana, kehadiran Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, membawa harapan dan semangat baru bagi masyarakat setempat.
Kedatangan Illiza disambut langsung oleh camat, aparatur desa, serta warga yang telah menanti sejak pagi. Anak-anak, ibu-ibu, hingga para lansia tampak memadati lokasi penyambutan, mencerminkan antusiasme dan harapan besar terhadap kunjungan tersebut.
Bagi warga Meriah Jaya, kunjungan Wali Kota Banda Aceh bukan sekadar agenda resmi, melainkan wujud nyata kepedulian dan solidaritas antardaerah. Tanpa menunggu lama, Illiza langsung meninjau sejumlah titik terdampak bencana. Ia menyusuri lingkungan desa, melihat kondisi rumah warga dan fasilitas umum, sekaligus berdialog untuk mendengar langsung keluhan masyarakat.

Dari lokasi terdampak, Illiza kemudian menuju tempat pengungsian untuk menyerahkan bantuan secara simbolis. Di Desa Meriah Jaya, bantuan dari Pemerintah Kota Banda Aceh disalurkan kepada 26 kepala keluarga dengan total 84 jiwa, termasuk balita, lansia, serta anak usia sekolah yang terdampak bencana.
Rangkaian kegiatan kemanusiaan tersebut dilanjutkan ke Desa Tunyang, Kecamatan Timang Gajah. Sambutan hangat kembali terasa saat Wali Kota tiba di tengah aktivitas posko pengungsian. Camat, perangkat desa, dan warga menyambut langsung kehadirannya.
Seperti di lokasi sebelumnya, Illiza terlebih dahulu meninjau kawasan terdampak sebelum menyerahkan bantuan. Ia memastikan kondisi warga, terutama kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, lansia, dan anak usia sekolah, menjadi perhatian utama. Bantuan disalurkan kepada warga terdampak yang telah terdata di posko pengungsian.

Sebelumnya, setibanya di Kabupaten Bener Meriah, Illiza terlebih dahulu bersilaturahmi ke Pendopo Bupati Bener Meriah. Kehadirannya disambut oleh Asisten I Setdakab Bener Meriah, Khairmansyah, bersama sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Pertemuan tersebut menjadi ajang koordinasi dan penguatan sinergi antarpemerintah daerah dalam penanganan kondisi darurat yang dihadapi masyarakat.

Di sela kegiatan, Wali Kota Banda Aceh menegaskan bahwa kehadirannya merupakan bentuk solidaritas dan empati Pemerintah Kota Banda Aceh kepada masyarakat Bener Meriah.
“Batas wilayah tidak boleh membatasi kepedulian. Ketika saudara kita tertimpa musibah, kita harus hadir dan saling menguatkan,” ujar Illiza.
Kunjungan tersebut tak hanya membawa bantuan logistik, tetapi juga pesan kuat tentang kepemimpinan yang hadir, mendengar, dan berjalan bersama rakyat—dari pesisir hingga ke dataran tinggi.
Editor: Amiruddin. MK













