Home / Pemko Banda Aceh

Rabu, 3 Desember 2025 - 15:39 WIB

Harga Cabai di Banda Aceh Turun Drastis, Sekda Lakukan Sidak ke Pasar Almahirah

mm Redaksi

Sekda Banda Aceh, Jalaluddin, meninjau langsung harga dan ketersediaan bahan pokok saat sidak di Pasar Almahirah, Lamdingin, Minggu (30/11/2025). Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Sekda Banda Aceh, Jalaluddin, meninjau langsung harga dan ketersediaan bahan pokok saat sidak di Pasar Almahirah, Lamdingin, Minggu (30/11/2025). Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banda Aceh, Jalaluddin, melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap harga dan ketersediaan kebutuhan pokok di Pasar Almahirah, Lamdingin, pada Minggu (30/11/2025).

Dalam tinjauannya, Jalaluddin menyebutkan bahwa harga cabai keriting yang sebelumnya sempat melambung tinggi kini mulai turun signifikan.

“Gejolak harga cabai keriting yang beberapa hari lalu berada pada kisaran Rp200 hingga Rp300 ribu per kilogram, hari ini sudah turun drastis menjadi sekitar Rp110 ribu per kilogram. Penurunan ini berkat intervensi Bapanas dan Pemerintah Aceh yang memasok cabai subsidi sebanyak 1,7 ton dari Medan melalui jalur udara,” jelasnya.

Baca Juga :  Plt Kadispar Banda Aceh: Agam Inong Harus Jadi Promotor dan Inspirator Wisata Islami

Selain cabai, Jalaluddin juga melaporkan adanya sedikit kenaikan harga beras premium. Meski demikian, ia memastikan stok beras di Banda Aceh masih aman dan terkendali.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Lakukan Langkah Cepat Atasi Kelangkaan dan Kenaikan Harga Pangan Akibat Banjir

Untuk menjaga stabilitas harga, Pemko Banda Aceh terus mencari jalur alternatif distribusi barang pokok, terutama rute laut. “Kita terus mencari terobosan jalur distribusi alternatif agar harga kebutuhan pokok tetap stabil,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pedagang tidak dibenarkan melakukan penimbunan atau menaikkan harga secara sepihak. Pelanggaran akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Baca Juga :  Banda Aceh Siapkan Early Warning System Digital untuk Mitigasi Banjir Kota

“Selama masa tanggap darurat hingga 11 Desember 2025, tim akan terus memonitor harga pasar untuk mencegah adanya spekulan,” tegas Jalaluddin.

Sidak pasar ini turut dihadiri Asisten Ekonomi Pembangunan, Kadis D2KP Banda Aceh, Direktur PDAM Kota Banda Aceh, Kabag Ekosda, Kabag Administrasi Pembangunan, Kabid Perdagangan, unsur Bapanas, serta personel Krimsus Polda dan Tipiter Polresta Banda Aceh.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Parlementaria

33 Keuchik se-Banda Aceh Dilantik, Ketua DPRK Tekankan Inovasi di Tengah Turunnya Dana Gampong

Advetorial

Sambut Iduladha, Pemko Banda Aceh Gelar Pasar Murah Daging Meugang Rp150 Ribu per Kilogram

Parlementaria

Fraksi PAN Minta Pemko Banda Aceh Benahi Sistem Parkir dan Optimalkan PAD

Advetorial

Pemko Banda Aceh Tata PKL Demi Wujudkan Ekosistem Perdagangan yang Tertib dan Nyaman

Pemko Banda Aceh

Inovasi KIA BERKAH Disdukcapil Banda Aceh Bertambah, Anak Pemegang KIA Nikmati Diskon 50 Persen

Pemko Banda Aceh

Illiza Pastikan Bansos Tepat untuk Warga yang Membutuhkan Lewat Sistem Terintegrasi

Pemko Banda Aceh

Banda Aceh Art dan Cultural Market Hadir di Taman Putroe Phang, Wadah Seni, Budaya dan Ekonomi Kreatif

Keagamaan

Baru Bersyahadat, Muhammad Amin Terima Santunan dari Baitul Mal Kota Banda Aceh