Home / Daerah / Hukrim / Peristiwa

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:42 WIB

Ini Kata KPK Soal Dugaan Jual Beli Jabatan di Pemda Aceh Singkil

mm Redaksi

Wakil Ketua Komisi Pemberantasam Korupsi (KPK) Johanis Tanak. ( Foto : Ist).

Wakil Ketua Komisi Pemberantasam Korupsi (KPK) Johanis Tanak. ( Foto : Ist).

Aceh Singkil – Dugaan praktik jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil kembali menjadi sorotan publik. Isu tersebut menguat setelah disuarakan dalam aksi demonstrasi Solidaritas Mahasiswa dan Pemuda Aceh Singkil (SOMPAS) di depan Kantor DPRK Aceh Singkil, Senin (9/2).

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi Pemberantasam Korupsi (KPK) Johanis Tanak mengatakan apabila sudah ada laporan ke KPK pasti akan ditindaklanjuti

“Kalau sudah ada laporan ke KPK, pasti akan dipelajari dan ditindaklanjuti oleh tim yang menangani laporan,” Kata Johanis Tanak lewat pesan tertulis  kepada Kantor Berita NOA.co.id, Selasa 10 Februari 2026.

Baca Juga :  UGM Siap Hadirkan Seluruh Bukti Akademik Ijazah Jokowi di Pengadilan

Diketahui, Dalam orasinya SOMPAS, massa aksi menyinggung adanya dugaan praktik transaksional dalam pengisian jabatan yang dinilai mencederai prinsip tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berkeadilan. Tuduhan tersebut disebut berpotensi merusak integritas birokrasi sekaligus memperdalam krisis kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

Terpisah, Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Eksekutif Kabupaten Aceh Singkil meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberi atensi serius dan melakukan penelusuran terhadap dugaan yang berkembang.

Baca Juga :  Urgensi Perlindungan Pelapor Tindak Pidana Korupsi

Ketua EK LMND Aceh Singkil, Surya Padli, menilai KPK memiliki kewenangan untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar serta menindak tegas pihak-pihak yang terbukti terlibat jika ditemukan pelanggaran hukum.

“Kami menilai KPK harus hadir memastikan apakah dugaan ini benar terjadi. Jika terbukti, harus ada langkah tegas agar praktik serupa tidak terus berulang,” kata Surya dalam keterangannya, Selasa (10/2/).

Baca Juga :  Siapa Hartono? Pemilik Kapal pengangkut Ikan 280 Ton yang terdampar di Simeulue

Menurutnya, praktik jual beli jabatan merupakan bentuk korupsi struktural yang berdampak luas karena berpotensi melahirkan pejabat bukan berdasarkan kompetensi, melainkan kekuatan modal dan kedekatan kekuasaan. Kondisi itu, kata dia, pada akhirnya merugikan pelayanan publik dan arah pembangunan daerah.

LMND juga menyatakan dukungan terhadap gerakan mahasiswa dan pemuda Aceh Singkil yang dinilai berani menyuarakan keresahan masyarakat. Mereka mengajak seluruh elemen sipil untuk terus mengawal isu tersebut demi mendorong pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Dewan Minta Pemerintah Ungkap Jaringan Pengemis di Banda Aceh

Daerah

Desa Lubok Batee Salurkan Daging Kurban: 9 Sapi dan 12 Kambing Dibagikan ke Warga

Daerah

Istri Wakil Gubernur Aceh Bagi Takjil dan Sembako ke Sejumlah Rumah Singgah di Banda Aceh 

Daerah

Hari lahir kejaksaan, Kejari Aceh Singkil tetapkan tersangka dugaan penyelewengan Pengelolaan Dana Desa

Hukrim

Kepala Inspektorat Terjaring OTT Kejari

Aceh Timur

Kapolres Aceh Timur Ucapkan Terima Kasih, Polsek Labuan Selamat kan Warga Aceh Timur Yang Terlunta-lunta

Daerah

Ditjen PSDKP Didesak Tindak Pengunaan Pukat Harimau di Aceh Timur dan Langsa

Hukrim

Jaksa Kejati Aceh Sampaikan Tentang Bahaya Perilaku Bully