Home / Aceh Barat Daya / Banda Aceh / Kesehatan

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:28 WIB

PAOGI dan AMSA USK Gelar Aksi Deteksi Dini Kanker Serviks

mm Teuku Nizar

Perhimpunan Anggota Muda Obstetri dan Ginekologi (PAOGI) FK USK bersama AMSA Universitas Syiah Kuala menggelar aksi ini untuk mengedukasi warga tentang bahaya kanker serviks. Foto. Dok. Teukunizar/NOA.co.id

Perhimpunan Anggota Muda Obstetri dan Ginekologi (PAOGI) FK USK bersama AMSA Universitas Syiah Kuala menggelar aksi ini untuk mengedukasi warga tentang bahaya kanker serviks. Foto. Dok. Teukunizar/NOA.co.id

Banda Aceh – Kawasan Car Free Day (CFD) Banda Aceh mendadak ramai oleh puluhan warga yang mengikuti Bakti Sosial World Cancer Day (WCD) 2026 pada Minggu pagi (11/2/2026).

Perhimpunan Anggota Muda Obstetri dan Ginekologi (PAOGI) FK USK bersama AMSA Universitas Syiah Kuala menggelar aksi ini untuk mengedukasi warga tentang bahaya kanker serviks.

Sebanyak 58 peserta mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari senam pagi sehat, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga konsultasi medis.

Panitia juga menghadirkan sesi talkshow khusus bertema “Deteksi Dini dan Pencegahan Kanker Serviks” guna meningkatkan kesadaran perempuan di Aceh.

Baca Juga :  Terkait MBG, Begini Saran Tokoh Aceh Barat Daya

Narasumber utama, Dr. dr. Sarah Ika Nainggolan, Sp.OG., Subsp.Onk, menjelaskan bahwa masyarakat sebenarnya bisa mencegah kanker serviks sejak awal.

Menurutnya, skrining yang tepat dan rutin menjadi kunci utama untuk meningkatkan peluang kesembuhan pasien.

“Kanker serviks bukan penyakit yang datang tiba-tiba. Jika kita rutin melakukan pemeriksaan reproduksi, peluang menemukan gejala pada stadium awal jauh lebih besar,” ujar Dr. Sarah di hadapan para peserta.

Baca Juga :  Mobil Hauling PT Juya Ugal-ugalan, Wakil Ketua DPRK Abdya Soroti Lemahnya Pengawasan Pihak Terkait 

Senada dengan itu, dr. Munizar, Sp.OG., Subsp.Onk menyoroti pentingnya akses informasi kesehatan yang mudah bagi masyarakat.

Ia menilai edukasi berkelanjutan dapat mencegah pasien datang ke rumah sakit dalam kondisi stadium lanjut.

Selain mendapatkan ilmu, warga juga memanfaatkan layanan pemeriksaan tanda-tanda vital dan gula darah secara cuma-cuma.

Sebelas dokter dari Departemen Obstetri dan Ginekologi FK USK turun langsung melayani konsultasi kesehatan reproduksi bagi pengunjung CFD.

Baca Juga :  Aksi Kamisan di Taman Ratu Safiatuddin: Mengulik 30 Tahun Konflik, Merawat Ingatan dan Menuntut Keadilan

Data GLOBOCAN menunjukkan kanker serviks masih menempati urutan kedua kanker terbanyak pada perempuan di Indonesia.

Fakta inilah yang mendorong PAOGI dan AMSA USK untuk terus menyuarakan pentingnya pola hidup sehat dan deteksi dini melalui ruang publik.

Melalui aksi ini, pihak penyelenggara berharap kesadaran masyarakat Aceh terhadap kesehatan reproduksi terus meningkat.

Mereka berkomitmen untuk melaksanakan kegiatan serupa secara berkelanjutan agar layanan edukasi kesehatan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara merata.

Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

IPMA KLuT: WPR Kluet Tengah Adalah Hak Rakyat Atas Kekayaan Alamnya

Aceh Barat Daya

Polem Muda Ahmad Yani Ajak Sambut Tamu PON Dengan Baik

Kesehatan

Pelayanan JKN Terbukti Andal, Warga Aceh Utara Puji BPJS Kesehatan

Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Dampingi Wali Nanggroe Tinjau RS Regional Meulaboh, Target Rampung 2028

Banda Aceh

Hari Batik Nasional 2026, Lapas Banda Aceh Ajak Masyarakat Jaga Warisan Budaya

Aceh Barat Daya

Dituding Langgar Aturan, Aparatur Tegaskan Isu sebagai Fitnah

Daerah

Pemdes Padang Beriang Gelar Penyuluhan Intensif Cegah Stunting

Banda Aceh

SAFE Gen-A Tingkatkan Kesadaran P3K Siswa SMA Al-Athiyah