Home / Pemko Banda Aceh

Selasa, 24 Februari 2026 - 02:04 WIB

Wali Kota Illiza Terima Delegasi UEA, Banda Aceh Siap Bangun Masjid Agung dan Islamic Center

mm Redaksi

Wali Kota Illiza Sa’aduddin Djamal foto bersama usai menerima kunjungan delegasi Uni Emirat Arab bersama jajaran UIN Ar-Raniry di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Minggu (22/2/2026) malam. Foto: Dok. Istimewa

Wali Kota Illiza Sa’aduddin Djamal foto bersama usai menerima kunjungan delegasi Uni Emirat Arab bersama jajaran UIN Ar-Raniry di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Minggu (22/2/2026) malam. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Wali Kota Illiza Sa’aduddin Djamal menerima kunjungan delegasi Uni Emirat Arab (UEA) bersama perwakilan UIN Ar-Raniry di Pendopo Wali Kota, Minggu (22/2/2026) malam. Pertemuan tersebut membahas rencana pembangunan Masjid Agung dan Islamic Center di Kota Banda Aceh.

Delegasi UEA yang hadir di antaranya Dr. Sultan selaku Ketua Yayasan Masjid Raya Sheikh Zayed, Mohamed Alnaqbi dari Mohamed Bin Zayed University for Humanities, serta Abdullehh Blla, imam tarawih asal Maroko.

Baca Juga :  Urus Segalanya dalam Satu Atap, MPP Banda Aceh Hadirkan 158 Layanan untuk Warga

Sementara itu, dari UIN Ar-Raniry hadir Rektor Prof. Dr. Mujiburrahman bersama jajaran akademisi dan pengelola pusat kerohanian kampus.

Dalam pertemuan tersebut, Dr. Sultan menyampaikan kebahagiaannya dapat berkunjung ke Banda Aceh sekaligus membawa sejumlah program Ramadhan, seperti pembagian sembako dan daging bagi masyarakat. Ia juga mengungkapkan rencana Pemerintah UEA untuk mendukung pembangunan masjid dan Islamic Center di Banda Aceh.

Menurutnya, komunikasi awal telah dilakukan, termasuk dengan pihak terkait di Abu Dhabi, guna merealisasikan program keagamaan tersebut.

Baca Juga :  Satu Tahun Kepemimpinan Illiza–Afdhal, IPM Banda Aceh Tertinggi Nasional dan Kemiskinan Turun ke 5,45 Persen

Wali Kota Illiza menyambut baik rencana tersebut dan menegaskan bahwa Pemerintah Kota Banda Aceh siap menyiapkan lahan yang dibutuhkan. Salah satu opsi lokasi berada di kawasan Meuraxa seluas sekitar tiga hektare yang dinilai strategis dan dekat dengan kawasan wisata.

Alternatif lainnya berada di wilayah Lambaro Skep yang merupakan lahan masyarakat dan telah memiliki pertapakan.

“Untuk kepastian lokasi dan detail teknisnya akan kami rapatkan lebih lanjut, kemudian segera kami tindaklanjuti secara administrasi,” ujar Illiza.

Baca Juga :  Pasokan Sayur dan Cabai Mulai Masuk ke Pasar Almahira

Ia menambahkan, keberadaan Masjid Agung baru nantinya diharapkan tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pendidikan dan syiar Islam guna memperkuat penerapan nilai-nilai syariat di Banda Aceh.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh Jalaluddin, para asisten Setda, serta sejumlah kepala bagian di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Keagamaan

Banda Aceh Berhaji, Ratusan Jamaah Padati Kajian Akbar Bersama Ustaz Hanan Attaki

Pemko Banda Aceh

Aplikasi Saleum Permudah Warga Banda Aceh Sampaikan Aduan Pelayanan Publik

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Pasang CCTV di Underpass Beurawe Usai Pencurian Kabel Pompa

Pemerintah Aceh

Illiza Dampingi Pejabat Tinggi Negara ke Lokasi Banjir Pidie Jaya

Pemko Banda Aceh

Percepat Penanganan Stunting, Pemko Banda Aceh Tingkatkan Kolaborasi Lintas Sektor Demi Generasi Sehat

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Cairkan Gaji Ke-13 ASN Mulai Juni 2026

Nasional

Wali Kota Banda Aceh Hadiri Audiensi JKPI dengan Wamendagri, Bahas Rakernas Ternate dan Penguatan Warisan Budaya

Advetorial

Illiza: Pemberdayaan Perempuan Harus Melahirkan Pemimpin dan Penggerak Pembangunan