Home / Aceh Barat Daya / Pemerintah

Jumat, 17 April 2026 - 22:32 WIB

Abdya Siap Punya Kampung Nelayan Percontohan

mm Teuku Nizar

Tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) turun langsung meninjau rencana lokasi yang menjadi pusat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Ujong Tanoh, Abdya. Foto. Dok. Teukunizar/NOA.co.id

Tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) turun langsung meninjau rencana lokasi yang menjadi pusat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Ujong Tanoh, Abdya. Foto. Dok. Teukunizar/NOA.co.id

Aceh Barat Daya — Harapan baru bagi masyarakat pesisir mulai terlihat di Desa Ujong Tanoh, Kecamatan Setia, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) turun langsung meninjau rencana lokasi yang menjadi pusat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, Jumat (17/4/2026).

Kunjungan tim KKP berlangsung penuh antusias. Sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat hadir menyambut kedatangan tersebut.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Abdya Hamdani, Camat Setia Syamsul Hidayat.

Ketua DPC PDI Perjuangan Abdya Irmansyah Marzuki, Panglima Laot Abdya, aparatur desa, hingga warga setempat berkumpul di lokasi survei.

Mereka menunjukkan dukungan kuat terhadap rencana pembangunan yang diyakini mampu mengubah wajah pesisir Abdya.

Program Kampung Nelayan Merah Putih tidak hadir secara tiba-tiba.

Proses panjang dan kolaborasi lintas pihak telah mendorong program ini hingga memasuki tahap survei lapangan.

Bupati Abdya Safaruddin bersama Anggota DPR RI Komisi IV dari Fraksi PDI Perjuangan, Jamaluddin Idham, memainkan peran penting dalam mengawal usulan tersebut.

Ketua DPC PDI Perjuangan Abdya, Irmansyah Marzuki, menegaskan komitmen partainya untuk terus mendukung program pemerintah yang berpihak pada kesejahteraan rakyat.

Baca Juga :  Anggota DPR Soroti Penetapan Harga Beras Berdasarkan Sistem Rayonisasi Wilayah

“Insyaallah kami akan terus bersinergi dengan pemerintah demi kepentingan masyarakat. Apalagi ini menyangkut peningkatan kemakmuran nelayan,” kata Irmansyah.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Abdya, Hamdani, menyampaikan optimismenya terhadap program tersebut.

Ia menilai kawasan pesisir Kecamatan Setia memiliki potensi kelautan yang besar, namun belum ada dukungan infrastruktur memadai.

“Kawasan ini menyimpan potensi luar biasa. Kami ingin potensi tersebut berkembang maksimal melalui pembangunan terintegrasi,” ujarnya.

Hamdani menjelaskan, konsep Kampung Nelayan Merah Putih tidak hanya fokus pada pembangunan fisik semata.

Pemerintah merancang program ini secara menyeluruh, mencakup peningkatan kualitas hidup masyarakat pesisir.

Fasilitas dasar seperti jalan lingkungan, drainase, dan sanitasi akan terbangun secara terpadu.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan sarana pendukung aktivitas nelayan, termasuk fasilitas penangkapan ikan dan pengolahan hasil laut.

Menurut Hamdani, langkah tersebut penting agar nelayan tidak lagi menjual hasil tangkapan dalam bentuk mentah.

“Kami ingin hasil laut memiliki nilai tambah. Pengolahan yang baik akan meningkatkan pendapatan nelayan secara signifikan,” jelasnya.

Tidak hanya itu, pemerintah juga mengusung konsep penataan kawasan yang modern dan estetis.

Baca Juga :  Pj Gubernur Harap Masyarakat Aceh di Sumut Ikut Dukung Pelaksanaan PON 

Kampung Nelayan Merah Putih akan tampil dengan nuansa khas merah putih yang mencerminkan semangat nasionalisme.

Konsep ini sekaligus diarahkan untuk mendukung pengembangan sektor wisata bahari di Abdya.

Harapannya, kawasan pesisir yang tertata rapi dan menarik mampu menjadi destinasi baru bagi wisatawan.

Hamdani juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah memperjuangkan program tersebut.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Jamaluddin Idham dan Bupati Safaruddin atas kolaborasi yang kuat. Kami berharap program ini dapat segera terwujud,” katanya.

Di sisi lain, masyarakat menyambut rencana ini dengan penuh harapan.

Rizal, salah seorang warga Desa Ujong Tanoh, mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian pemerintah terhadap kampung mereka.

“Kami sangat bersyukur. Semoga kampung ini bisa berubah dan tidak tertinggal lagi. Kehidupan nelayan kami semoga semakin baik,” ujarnya.

Rizal menilai program Kampung Nelayan Merah Putih dapat menjadi titik balik bagi pembangunan wilayahnya.

Ia berharap seluruh pihak tetap menjaga komitmen hingga program benar-benar terealisasikan.

Menurutnya, selama ini masyarakat pesisir menghadapi berbagai keterbatasan, mulai dari infrastruktur hingga akses pasar.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Lindungi Kekayaan Alam Melalui Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan

Kehadiran program ini membuka peluang besar untuk memperbaiki kondisi tersebut.

“Kalau program ini berjalan, kami yakin ekonomi masyarakat akan meningkat,” tambahnya.

Pemerintah daerah juga melihat program ini sebagai langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kelautan.

Dengan pengelolaan yang tepat, sektor perikanan diyakini mampu menjadi penggerak utama ekonomi daerah.

Selain itu, pembangunan kawasan pesisir yang terintegrasi juga akan mempercepat pemerataan pembangunan di Abdya.

Kunjungan tim KKP menjadi langkah awal yang penting dalam proses realisasi program ini.

Hasil survei lapangan akan menjadi dasar dalam perencanaan teknis pembangunan ke depan.

Semangat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan Kampung Nelayan Merah Putih.

Jika program ini berjalan sesuai rencana, Desa Ujong Tanoh tidak hanya akan berubah secara fisik, tetapi juga mengalami transformasi ekonomi dan sosial yang signifikan.

Kampung Nelayan Merah Putih berpotensi menjadi simbol kebangkitan masyarakat pesisir Abdya.

Dengan dukungan semua pihak, harapan itu kini semakin dekat menjadi kenyataan.

Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar

Share :

Baca Juga

Aceh Barat Daya

Wisatawan Membludak, Begini Respon Keuchik Lama Tuha 

Internasional

Ratusan WNI Terancam Hukuman Mati

Internasional

Evakuasi tahap pertama, 11 WNI Tiba di Tanah Air dari Iran

Advetorial

Pemkab Aceh Selatan Rekrut Direksi PDAM Tirta Naga Tapaktuan 

Internasional

Kemlu RI Fasilitasi Pemulangan 264 WNI kelompok rentan dari Malaysia

Nasional

Perpres perlindungan Jaksa dalam tahap prores penerapan di seluruh daerah

Aceh Besar

Pj Bupati Iswanto Tinjau Seleksi Tahap II Kafilah MTQ Aceh Besar

Aceh Besar

Pj Bupati Buka UKT Taekwondo Aceh Besar