Home / Peristiwa

Selasa, 15 April 2025 - 00:47 WIB

Anak Kecil Jualan di Lampu Merah, Isa Alima Desak Pemerintah Bertindak

mm Redaksi

Foto anak kecil terlihat sedang berjualan di persimpangan lampu merah kawasan Simpang BPKP Lambhuk, Kota Banda Aceh. Foto: Dok. Pribadi/NOA

Foto anak kecil terlihat sedang berjualan di persimpangan lampu merah kawasan Simpang BPKP Lambhuk, Kota Banda Aceh. Foto: Dok. Pribadi/NOA

Banda Aceh – Pemandangan memilukan terlihat di persimpangan lampu merah kawasan Simpang BPKP Lambhuk, Kota Banda Aceh. Seorang anak kecil, yang seharusnya sedang belajar dan menikmati masa kecilnya, justru terlihat menjajakan dagangan di tengah terik dan hiruk-pikuk lalu lintas.

Drs. Isa Alima, seorang Pemerhati Sosial Aceh sekaligus Ketua PBN Aceh, mengaku sangat prihatin melihat kenyataan ini. Ia menilai hal tersebut sebagai bentuk kelalaian bersama dalam menjaga hak-hak anak.

Baca Juga :  BPBD Aceh Besar Sigap Tangani Laporan Masyarakat

“Anak sekecil itu seharusnya berada di bangku sekolah, bukan di jalanan mengejar kendaraan. Ini bukan sekadar soal ekonomi, tapi soal masa depan mereka yang sedang kita abaikan,” tegas Isa Alima dengan nada kecewa.

Drs. Isa Alima. Foto: Dok. Pribadi

Isa mendesak Pemerintah Aceh, khususnya Pemko Banda Aceh, melalui dinas terkait seperti Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan, untuk segera mengambil langkah konkret. Ia menekankan pentingnya penertiban dan pendampingan terhadap anak-anak yang terpaksa bekerja di jalan, sekaligus memberikan perhatian serius kepada keluarga mereka.

Baca Juga :  Longsor Lumajang : Tim Gabungan Kembali Temukan Satu Korban Meninggal Dunia

“Jangan biarkan jalan raya menjadi sekolah bagi anak-anak kita. Jika ini terus dibiarkan, maka kita sedang mencetak generasi yang kehilangan masa depannya sebelum sempat bermimpi,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemerintah Kecamatan Bubon Lakukan Penertiban Busana Muslim 

Isa Alima juga mengingatkan bahwa anak-anak adalah aset masa depan bangsa. Sudah sepatutnya semua pihak, termasuk masyarakat, ikut ambil bagian dalam melindungi dan mendukung tumbuh kembang mereka secara layak.

“Mari kita buka mata hati. Jangan tunggu sampai mereka menjadi korban selanjutnya dari kerasnya kehidupan kota,” pungkasnya penuh harap.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Internasional

Meninggal saat menyelam, Imigrasi Aceh kawal pemulangan jenazah turis Malaysia dari Sabang

Aceh Barat

Atasi Gangguan Satwa Liar, Pj Bupati Minta Instansi terkait Siapkan Langkah Kongkrit

Internasional

Kemlu RI : WNI anak ditangkap polisi Yordania diduga dukung ISIS

Daerah

Bakamla RI Fasilitasi Pemulangan Enam ABK dari Timor Leste

Hukrim

Kumpulkan Rp 53 Miliar, Berikut Kronologi Pemerasan Izin TKA di Kemnaker

Hukrim

Dugaan Korupsi Pembangunan Studio, Kejaksaan Tahan Direktur Umum LPP TVRI

Daerah

Operasi SAR Bencana Aceh Capai 80 Persen, 4.271 Warga Dievakuasi dan 62 Masih Hilang

Aceh Besar

Pondok Pesantren Kebakaran, Istri Gubernur Aceh Serahkan Bantuan untuk Santri Babul Maghfirah