Home / Pemko Banda Aceh

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:14 WIB

Banda Aceh Art and Cultural Market Resmi Dibuka, Dorong Pariwisata dan UMKM Berbasis Budaya

mm Redaksi

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal membuka Banda Aceh Art and Cultural Market di Taman Putroe Phang, Sabtu (18/7/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal membuka Banda Aceh Art and Cultural Market di Taman Putroe Phang, Sabtu (18/7/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, resmi membuka Banda Aceh Art and Cultural Market di Taman Putroe Phang, Sabtu (18/7/2026). Kegiatan bertema “Warisan Budaya untuk Masa Depan” tersebut digelar selama dua hari hingga Minggu (19/7/2026).

Selain menampilkan berbagai pertunjukan seni dan budaya, kegiatan ini juga menghadirkan stan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal sebagai wadah promosi ekonomi kreatif masyarakat.

Dalam sambutannya, Illiza mengatakan Taman Putroe Phang memiliki nilai sejarah yang tinggi dan bukan sekadar ruang terbuka hijau.

“Empat ratus tahun lalu tempat ini dibangun atas nama cinta. Hari ini cara kita mencintai Putroe Phang dengan menjaga sejarahnya, menghidupkan budayanya, dan meramaikan tamannya,” ujar Illiza.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Terapkan Sistem Parkir Non-Tunai Berbasis QRIS, Wali Kota Illiza: Lebih Transparan dan Aman

Menurutnya, Pemerintah Kota Banda Aceh terus melakukan revitalisasi kawasan Taman Putroe Phang, namun pembenahan tidak hanya difokuskan pada pembangunan fisik.

“Kalau tamannya sudah bagus tapi kosong, panggungnya ada tapi tidak dipakai, maka ruang itu akan kehilangan jiwanya. Saya berharap mulai hari ini Putroe Phang kembali menjadi ruang yang hidup,” katanya.

Illiza berharap Banda Aceh Art and Cultural Market dapat menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan pelaku seni, budaya, ekonomi kreatif, dan masyarakat. Ia menegaskan budaya merupakan identitas yang menjadi daya tarik utama Kota Banda Aceh.

Baca Juga :  Sekda Banda Aceh Pimpin Apel Gabungan, Tekankan Kolaborasi ASN dan Penguatan Syariat Islam

“Teknologinya boleh berubah, medianya boleh berkembang, tetapi jangan pernah lepaskan akar kita. Yang membuat orang datang ke Banda Aceh adalah cerita, budaya, dan keramahtamahannya,” tuturnya.

Ia menambahkan, warisan budaya tidak hanya berkaitan dengan masa lalu, tetapi juga menjadi bekal dalam membangun masa depan daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Banda Aceh, Rosdi, mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang terbuka bagi seniman, komunitas budaya, dan pelaku ekonomi kreatif untuk menampilkan karya terbaik kepada masyarakat.

Selama dua hari pelaksanaan, masyarakat dapat menyaksikan berbagai lomba seni dan kebudayaan, pasar seni, serta pameran produk UMKM lokal.

Baca Juga :  Wali Kota Banda Aceh Serahkan Bantuan Hewan Kurban untuk Korban Bencana Hidrometeorologi di Pidie Jaya

Rosdi mengungkapkan, Banda Aceh Art and Cultural Market direncanakan menjadi agenda rutin setiap akhir pekan guna memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Kota Banda Aceh.

Menurutnya, pembukaan kegiatan tahun ini semakin istimewa dengan kehadiran puluhan wisatawan asal Johor, Malaysia, yang turut menyaksikan berbagai atraksi seni budaya Aceh.

Pembukaan Banda Aceh Art and Cultural Market turut dihadiri Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah bersama sejumlah anggota DPRK, jajaran Pemerintah Kota Banda Aceh, akademisi, mahasiswa, seniman, komunitas budaya, pelaku UMKM, serta masyarakat.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Diskominfotik Banda Aceh Pasang Internet Satelit Starlink di Tiga Titik Strategis Aceh Tamiang

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Perkuat Peran Muhtasib Gampong Lewat Pelatihan Syariat Islam 2026

Pemko Banda Aceh

Wawako Banda Aceh Ajak ASN Tingkatkan Pelayanan saat Peringatan Hari Anak Nasional

Pemko Banda Aceh

Penanganan Stunting Jadi Prioritas, Banda Aceh Libatkan Semua Elemen Masyarakat

Pemko Banda Aceh

Duta GenRe Banda Aceh 2026 Dinobatkan, Illiza Minta Libatkan Remaja dalam Pembangunan Kota

Kesehatan

Pertama di Aceh, RSUD Meuraxa Resmi Buka Layanan Kateterisasi Anak dan Penyakit Jantung Bawaan

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran di Gampong Doy

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Utama dari BKN pada HUT ke-78 BKN