Home / Daerah

Senin, 1 Desember 2025 - 00:32 WIB

APH Diminta Pantau Oknum Nakal Pengumpul Bantuan untuk Korban Banjir Aceh

mm Redaksi

Ketua Laskar Panglima Nanggroe Aceh, Sulaiman Manaf alias Bos Manyak meminta APH memperketat pengawasan terhadap oknum-oknum yang memanfaatkan situasi darurat banjir di Aceh, Senin (1/12/2025). Foto: Dok. Istimewa

Ketua Laskar Panglima Nanggroe Aceh, Sulaiman Manaf alias Bos Manyak meminta APH memperketat pengawasan terhadap oknum-oknum yang memanfaatkan situasi darurat banjir di Aceh, Senin (1/12/2025). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Laskar Panglima Nanggroe Aceh, melalui ketuanya Sulaiman Manaf alias Bos Manyak, meminta Aparat Penegak Hukum (APH) memperketat pengawasan terhadap oknum-oknum yang memanfaatkan situasi darurat banjir di Aceh untuk mengumpulkan bantuan tanpa izin dan tanpa identitas yang jelas. Permintaan tersebut disampaikan Bos Manyak dalam rilis persnya, Senin (1/12/2025).

Menurutnya, di tengah situasi masyarakat yang sedang kesulitan, muncul kelompok maupun individu yang mengatasnamakan relawan untuk menggalang donasi, namun tidak memiliki legalitas serta tidak tercatat pada posko resmi. “Ada laporan masyarakat bahwa sejumlah oknum datang ke warung, rumah warga, hingga tempat publik, mengaku membawa nama organisasi tertentu. Ini harus diawasi, jangan sampai ada yang mengambil keuntungan pribadi dari derita korban banjir,” tegasnya.

Baca Juga :  Putra Pidie Jaya Jabat Direktur Utama Bank Aceh

Ia menegaskan, pengumpulan bantuan publik harus berada dalam pengawasan negara, lembaga kemanusiaan resmi, atau komunitas yang sudah memiliki rekam jejak. Jika dibiarkan, tindakan tersebut tidak hanya merusak citra gerakan kemanusiaan, tetapi juga berpotensi merugikan korban yang sangat membutuhkan bantuan cepat dan tepat.

Baca Juga :  TP PKK Aceh Barat Gelar Workshop

Bos Manyak juga meminta masyarakat untuk berhati-hati dan tidak sembarangan memberikan bantuan kepada pihak yang tidak jelas asal-usulnya. Ia mendorong agar donasi disalurkan melalui posko pemerintah, lembaga kredibel, atau relawan resmi yang sudah diketahui mekanisme distribusinya.

Baca Juga :  Hari lahir kejaksaan, Kejari Aceh Singkil tetapkan tersangka dugaan penyelewengan Pengelolaan Dana Desa

“Situasi darurat tidak boleh menjadi ladang bagi penipu. Kami meminta APH turun langsung memverifikasi dan menindak jika menemukan unsur penyalahgunaan penggalangan dana. Semua bantuan harus sampai kepada korban, bukan masuk ke kantong pribadi,” tegasnya dalam rilis tersebut.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat tetap menjaga solidaritas, namun tetap waspada terhadap oknum yang ingin memanfaatkan musibah sebagai kesempatan mencari keuntungan pribadi.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

TNI Kerahkan Segala Sumber Daya Yang Dimiliki Guna Mempercepat Pemulihan Pascabencana

Daerah

Mahasiswa STIT Simeulue Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan Muhammadiyah Harapan Kami

Daerah

Pangdam IM Terima Audiensi Kepala Cabang BTN Syariah Aceh

Aceh Barat

Kontingen Aceh Barat Siap Ukir Prestasi pada Popda XVII di Aceh Timur

Daerah

BSI Buka Posko Kesehatan Pasca Banjir di Kuala Simpang

Daerah

Hari Kedua, Pendaftaran Panwascam Di Pidie Jaya Masih Minim Peminat

Daerah

Kakanwil Kemenkum Aceh : Tahun 2024, 732 permohonan pendaftaran merek di Seluruh Aceh

Daerah

Pj Gubernur Aceh kepada Pamong Praja: Tinggalkan Arogansi Tumbuhkan Keihlasan, Kita Ini Pelayan