Home / Pemko Banda Aceh

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:45 WIB

Banda Aceh Art dan Cultural Market Hadir di Taman Putroe Phang, Wadah Seni, Budaya dan Ekonomi Kreatif

mm Redaksi

Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Pariwisata (Dispar) akan menggelar Banda Aceh Art dan Cultural Market Putroe Phang sebagai upaya menghidupkan kembali Taman Putroe Phang menjadi ruang publik kreatif sekaligus destinasi wisata budaya di Kota Banda Aceh.

Kegiatan yang menghadirkan perpaduan seni, budaya, komunitas, dan ekonomi kreatif tersebut akan berlangsung mulai Juli hingga Agustus 2026 setiap Sabtu dan Minggu sore.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Banda Aceh Rosdi mengatakan, pelaksanaan kegiatan pada bulan Juli dijadwalkan berlangsung pada 18 dan 19 Juli 2026. Sementara pada Agustus akan digelar pada tanggal 1, 2, 15, 16, 29, dan 30 Agustus 2026.

Baca Juga :  Pasokan Sayur dan Cabai Mulai Masuk ke Pasar Almahira

“Kegiatan ini digelar setiap Sabtu dan Minggu dari bulan ini sampai akhir Agustus mendatang. Pelaksanaannya mulai pukul 15.00 hingga 18.25 WIB,” ujar Rosdi, Rabu (15/7/2026).

Menurut Rosdi, kegiatan tersebut dirancang untuk membangun ekosistem kreatif yang mempertemukan seni, tradisi, komunitas, serta pelaku ekonomi kreatif dalam satu ruang yang inklusif dan berkelanjutan.

Ia menyebutkan, selama ini Banda Aceh masih membutuhkan ruang kreatif yang aktif dan berkesinambungan bagi seniman maupun pelaku ekonomi kreatif untuk menampilkan karya sekaligus memperluas akses pasar.

Baca Juga :  Illiza Kukuhkan Semangat Baru Perpani Banda Aceh, Fokus Pembinaan Atlet Panahan Muda

“Taman Putroe Phang memiliki potensi besar sehingga kita optimalkan sebagai pusat seni, budaya, dan aktivitas komunitas,” katanya.

Rosdi menjelaskan, Banda Aceh Art dan Cultural Market Putroe Phang akan menghadirkan tiga rangkaian utama kegiatan.

Pertama, Art and Cultural Stage, yaitu panggung pertunjukan seni dan budaya yang menampilkan berbagai karya kreatif. Kedua, Banda Aceh Art Market, sebagai ruang promosi dan transaksi bagi pelaku ekonomi kreatif. Ketiga, Community Hub, yang menjadi wadah kolaborasi komunitas dan generasi muda.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Banda Aceh Salurkan Zakat untuk Anak Berkebutuhan Khusus dan Fakir Uzur di Syiah Kuala

Ia mengajak masyarakat Kota Banda Aceh untuk hadir dan ikut meramaikan kegiatan tersebut bersama keluarga maupun sahabat.

“Kegiatan ini menjadi wadah untuk melestarikan seni dan budaya daerah sekaligus memberikan hiburan edukatif bagi masyarakat. Mari datang ke Taman Putroe Phang dan dukung para pelaku ekonomi kreatif,” ajak Rosdi.

Melalui program tersebut, Dinas Pariwisata Kota Banda Aceh berharap Taman Putroe Phang dapat kembali menjadi ruang ekspresi, kolaborasi, dan apresiasi budaya yang memperkuat identitas Aceh, meningkatkan daya tarik wisata, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Banda Aceh Academy 2026 Dimulai, 300 ASN Ikuti Pelatihan Penguatan Kompetensi dan Tata Kelola Modern

Pemko Banda Aceh

PPID Gampong Diperkuat, Sekda Jalaluddin: Informasi Pemerintah Harus Benar dan Mudah Diakses

Pemko Banda Aceh

Kepala DPPKP Kota Banda Aceh: Gerakan Pangan Murah Upaya Pemerintah Menekan Inflasi

Pemko Banda Aceh

Jelang Tahun Ajaran Baru, 45 Anak Yatim di Ulee Kareng Terima Bantuan Sekolah dari Pemko Banda Aceh

Advetorial

Illiza Tegaskan Arah Kota Kolaborasi di BAA Talks 2026

Parlementaria

Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah Ikut Kirab Tarhib Ramadan 1447 H Bersama Wali Kota

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh dan DPRK Sepakati Raqan APBK 2026, Anggaran Fokus pada Pelayanan Publik

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Serahkan Paket Peduli untuk 100 Mualaf, Wali Kota Illiza: Wujud Kepedulian dan Ukhuwah Islamiyah