Home / Pemko Banda Aceh

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:23 WIB

Harga Pangan Dijaga Tetap Stabil, Pemko Banda Aceh Hadir untuk Warga

mm Redaksi

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal. Foto: Humas Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal. Foto: Humas Banda Aceh

Banda Aceh — Pemerintah Kota Banda Aceh terus memperkuat berbagai langkah strategis guna menjaga stabilitas harga pangan di pasaran sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam melindungi daya beli dan kesejahteraan masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan melalui pemantauan harga secara rutin, penguatan koordinasi dengan distributor dan pelaku usaha, hingga pelaksanaan operasi pasar murah untuk memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia dengan harga terjangkau.

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mengatakan, kestabilan harga pangan menjadi perhatian utama pemerintah daerah karena berkaitan langsung dengan kondisi ekonomi masyarakat sehari-hari.

Baca Juga :  Satgas KTR Banda Aceh Gencarkan Edukasi dan Pengawasan Qanun Kawasan Tanpa Rokok

“Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang stabil dan pasokan yang aman,” ujarnya.

Menurutnya, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus bekerja melakukan pengawasan terhadap perkembangan harga berbagai komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, gula, telur, cabai, bawang, dan daging.

Selain itu, Pemko Banda Aceh juga memperkuat koordinasi dengan daerah pemasok guna menjaga kelancaran distribusi bahan pangan agar tidak terjadi gangguan pasokan yang dapat memicu kenaikan harga.

Baca Juga :  Wali Kota Banda Aceh Dukung Ruang Sinema Rakyat, Pemutaran Film Gratis untuk Edukasi dan Kreativitas

Pemerintah kota turut menggandeng distributor dan pelaku usaha untuk bersama-sama menjaga stabilitas harga serta memastikan stok kebutuhan masyarakat tetap tersedia di pasaran.

“Dalam upaya membantu masyarakat, pemerintah juga rutin menggelar pasar murah di sejumlah wilayah sebagai langkah menjaga daya beli warga, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” ungkapnya.

“Di sisi lain, pengawasan terhadap potensi penimbunan bahan pokok dan praktik perdagangan yang merugikan masyarakat juga terus diperketat,” tambahnya, dikutip pada Sabtu (16/5/2026).

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Banda Aceh Salurkan Zakat untuk Anak Berkebutuhan Khusus dan Fakir Uzur di Syiah Kuala

Pemko Banda Aceh memastikan akan terus bergerak cepat mengambil langkah antisipatif apabila terjadi gejolak harga di pasaran, terutama menjelang hari besar keagamaan dan periode meningkatnya permintaan masyarakat.

Melalui berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kota Banda Aceh berharap stabilitas harga pangan tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih tenang dan nyaman. (Adv)

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Banda Aceh Experience Putar Ekonomi Rp7,62 Miliar, HUT Kota Jadi Motor Penggerak UMKM dan Pariwisata

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Serahkan Paket Peduli untuk 100 Mualaf, Wali Kota Illiza: Wujud Kepedulian dan Ukhuwah Islamiyah

Pemko Banda Aceh

Plt Kadispar Banda Aceh: Agam Inong Harus Jadi Promotor dan Inspirator Wisata Islami

Internasional

Pemko Banda Aceh Lanjutkan Kerja Sama Sister City dengan Higashimatsushima Jepang

Pemko Banda Aceh

Peringatan HKB 2026, Banda Aceh Siapkan Edukasi Kebencanaan dan Simulasi Evakuasi

Pemko Banda Aceh

PCNU Banda Aceh Resmi Dilantik, Wali Kota Illiza Sebut NU Mitra Strategis Pembangunan

Pemko Banda Aceh

Banda Aceh Gelar Gerakan Pangan Murah 13-14 Agustus, Ini Harga Paketnya

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Terapkan Sistem Parkir Non-Tunai Berbasis QRIS, Wali Kota Illiza: Lebih Transparan dan Aman