Home / Ekbis

Senin, 2 November 2026 - 08:19 WIB

Bank Aceh Dorong Perluasan Ekosistem Pembayaran Digital, Merchant QRIS Tembus 25.748

mm Redaksi

Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas. Foto: Dok. Istimewa

Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Penggunaan QRIS di Aceh terus tumbuh. Sejak 2021 hingga September 2026, Bank Aceh telah menjaring 25.748 merchant QRIS. Jumlah ini naik 1.142,7% dibandingkan 2.072 merchant pada tahun pertama.

Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, mengatakan capaian ini menunjukkan masyarakat dan pelaku usaha semakin terbiasa dengan pembayaran nontunai.

“Kami melihat QRIS semakin diterima, baik oleh pelaku usaha maupun masyarakat. Ini sejalan dengan komitmen Bank Aceh menghadirkan layanan pembayaran digital yang mudah, cepat, dan aman bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Fadhil.

Menurut Fadhil, QRIS memberi banyak manfaat bagi pelaku usaha. Dengan satu kode QR, pelanggan dapat membayar dari berbagai aplikasi bank maupun dompet digital. Pembeli yang tidak membawa uang tunai tetap bisa bertransaksi, sehingga jangkauan pelanggan makin luas.

Baca Juga :  Kamboja Kantongi Izin Ekspor Durian ke China

Transaksi juga lebih cepat dan praktis karena tidak perlu menyiapkan uang kembalian.

Penggunaan QRIS mengurangi risiko uang palsu, salah hitung kembalian, dan kehilangan uang tunai. Semua transaksi tercatat otomatis, sehingga memudahkan pembukuan dan pemantauan omzet.

Fadhil menegaskan, keunggulan utama QRIS Bank Aceh adalah dana pembayaran masuk ke rekening merchant secara real time. “Begitu pelanggan membayar, uangnya langsung masuk ke rekening merchant saat itu juga. Merchant bisa langsung memakai dana tersebut untuk kebutuhan usaha, seperti belanja stok atau membayar operasional, tanpa menunggu proses settlement,” ujarnya.

“Tarif MDR QRIS relatif rendah, bahkan 0% untuk usaha mikro dengan transaksi hingga batas tertentu. QRIS juga standar nasional yang diawasi Bank Indonesia, sehingga sistemnya terjamin. Usaha pun tampil lebih kredibel dan modern,” lanjut Fadhil.

Baca Juga :  Bank BSI Dukung PERSIRAJA Untuk Promosi ke Divisi 1 Liga Indonesia Musim Depan

Fadhil menambahkan, dengan menerima pembayaran melalui QRIS, setiap transaksi merchant tercatat secara digital dan rapi. Rekam jejak ini menjadi data arus kas yang kredibel, sehingga bank dapat menilai kesehatan usaha dan kemampuan bayar merchant. “Dari situ, merchant membuka peluang memperoleh penawaran pembiayaan bank, misalnya modal kerja, karena bank memiliki gambaran risiko yang lebih jelas dan proses penilaian pembiayaan menjadi lebih mudah,” jelasnya.

Untuk meningkatkan layanan, Bank Aceh juga secara bertahap meluncurkan soundbox QRIS guna memudahkan merchant menerima pembayaran. Setiap pembayaran yang masuk langsung terkonfirmasi lewat notifikasi suara, sehingga merchant tak perlu terus-menerus mengecek ponsel, apalagi saat sibuk melayani pelanggan. Alat ini juga membantu mengurangi risiko pembayaran palsu atau keluhan “sudah bayar”, karena konfirmasi terdengar jelas dan real-time. Transaksi pun lebih cepat, rapi, dan tercatat, sehingga merchant bisa lebih fokus berjualan sekaligus membangun kepercayaan pelanggan.

Baca Juga :  Bank Aceh Resmikan ATM Drive Thru di Taman Kota Banda Aceh, Layanan Cepat Tanpa Turun Kendaraan

Untuk menjadi merchant QRIS Bank Aceh, pelaku usaha cukup menyiapkan dokumen berikut:
Perorangan: KTP, buku tabungan, NPWP, surat keterangan usaha dari kelurahan/desa, formulir pendaftaran merchant, dan foto lokasi usaha. Jika belum memiliki surat keterangan usaha, bank akan melakukan verifikasi langsung.

Badan usaha: KTP, rekening koran giro, SIUP/SKDU/TDP atau NIB, NPWP badan usaha, formulir pendaftaran merchant, dan foto lokasi usaha.

“Kami mengundang para pelaku usaha, khususnya UMKM, untuk datang ke kantor cabang Bank Aceh terdekat dan mendaftarkan usahanya. Mari bersama-sama mewujudkan ekosistem pembayaran digital yang inklusif di Aceh,” tutup Fadhil.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

BSI Pastikan Nasabah Terdampak Bencana Dapat Restrukturisasi

Banda Aceh

Bank Aceh Resmikan ATM Drive Thru di Taman Kota Banda Aceh, Layanan Cepat Tanpa Turun Kendaraan

Ekbis

BSI Resmi Naik Kelas Sebagai Persero, Mayoritas Pembiayaan ke Segmen Konsumer dan Ritel

Daerah

LMND Minta Pemkab Aceh Singkil Tetapkan Wilayah Pertambangan Rakyat

Ekbis

Wakil Mentri Pertanian Terima Kunjungan ARC USK

Ekbis

Sumatera Barat Juara Ekonomi Syariah 2024 Kategori Industri Halal

Ekbis

Bank Aceh Kembali Dipercaya sebagai Bank Penyalur Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Program BSPS Tahun 2026

Ekbis

BSI Aceh Raih Penghargaan Mitra Perbankan Terbaik dari Universitas Syiah Kuala