Home / Politik

Sabtu, 20 Juli 2024 - 13:08 WIB

Bawaslu RI Temukan Dua politisi menjadi kandidat pengawas Pemilu di Aceh

mm Redaksi

Anggota Bawaslu RI, Herwyn JH Malonda. (SinPo.id/Dok. Bawaslu)

Anggota Bawaslu RI, Herwyn JH Malonda. (SinPo.id/Dok. Bawaslu)

Jakarta – Anggota Bawaslu RI Herwyn Malonda mengatakan hal tersebut diketahui dari proses verifikasi yang dilakukan oleh pihaknya, jumat.

“Satu orang calon asal Gayo Luwes telah diganti dan dilantik penggantinya,” kata Herwyn dalam keterangan yang diterima Kantor Berita NOA.co.id, Sabtu 20 Juli 2024.

Sambungnya, sedangkan asal Aceh Tenggara sedang dilakukan Klarifikasi.

“Untuk satu orang asal Aceh Tenggara, sementara dilakukan klarifikasi,” Ujarnya.

Baca Juga :  Akademisi: Harusnya Pilkada Aceh 2022

Herwyn mengatakan Walaupun dibentuk oleh DPR, tapi SK dari Bawaslu dan pelantikan oleh ketua Bawaslu, harus verifikasi lagi, apakah memenuhi syarat atau tidak.

Dia menyebut DPRK Aceh berkeras menyebut bahwa kedua kandidat tersebut memenuhi syarat. Namun, Bawaslu menegaskan sebaliknya.

“DPRK-nya ngotot yang bersangkutan memenuhi syarat, tapi kita akan putuskan tidak memenuhi syarat,” Pungkasnya.

Herwyn menjelaskan jajaran pengawas pemilu di Aceh belum sepenuhnya terbentuk. Dari 23 kabupaten/kota di Aceh, tersisa 2 kabupaten/kota yang masih dalam proses pembentukan pengawas pemilu. Dua kota itu adalah Pidie dan Langsa.

Baca Juga :  Majelis Tuha Peut KPA Bantah Pernyataan Panglima Doe

“Satu Langsa sudah kita verifikasi dan kemarin baru masuk ke Pidie, insyaallah kita akan lantik mereka minggu depan,” ucap dia.

Herwyn juga mengungkapkan alasan belum dibentuk badan ad hoc pemilu di Aceh. Dia menyebut hal itu karena ada kendala dalam anggaran.

Baca Juga :  Menko Polhukam Pastikan Pembangunan Venue PON XIII 2024 di Sumut Berjalan Baik

“Namun problemnya ad hoc di Aceh belum terbentuk sama sekali, karena problem anggaran yang tidak dianggarkan oleh pemerintah dan DPR, karena memang tidak ada panwas pemilihannya,” kata Herwyn.

Meski demikian, Herwyn mengaku pihaknya akan berupaya menyelesaikan permasalahan yang ada.

“Kita ada panwas sekarang masih bertugas tapi panwas pemilu, ini problem terkait ini kita akan percepat untuk konsolidasi terkait ini,” ucapnya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Nasional

Antisipasi Kotak Kosong Menang, Kemendagri Minta Pemda Siapkan Dana Hibah Pilkada Ulang 2025

Politik

Dua Puluh Ribu Lebih Tim Pemenangan Sarjani-Alzaizi Merahkan Lapangan Simpang Aneuk Mulieng

Daerah

Tokoh Masyarakat Aceh Singkil Menegaskan Pentingnya kandidat Dapil 1 ikut dalam Pemilihan Kepala Daerah

Politik

Resmi Dikukuhkan, Tim 100 Bakorsi Aceh Wajib Menangkan Anies Baswedan

Politik

Penyampaian Visi Misi Calon Keuchik Gampong Pie Berjalan Kondusif

Daerah

Pengukuhan Tim Paslon IDAMAN Disesaki Ribuan Massa

Daerah

GM Kyriad Bambang Pramusinto Diminta Maju Wali Kota Banda Aceh

Politik

Debat Kandidat, Empat Cabup Saling “Jual Kecap” Program Sarjani-Alzaizi Unggul