Home / Politik / Sosial

Sabtu, 19 Oktober 2024 - 20:57 WIB

Bustami Hamzah Besuk Remaja yang Disiram Air Baterai oleh Ayah Tiri, Tawarkan Biayai Pengobatan

mm Redaksi

Bustami Hamzah Besuk Remaja yang Disiram Air Baterai oleh Ayah Tiri, Tawarkan Biayai Pengobatan. Foto: istimewa

Bustami Hamzah Besuk Remaja yang Disiram Air Baterai oleh Ayah Tiri, Tawarkan Biayai Pengobatan. Foto: istimewa

Lhokseumawe – Berdiri di ruang perawatan Rumah Sakit Cut Meutia, calon gubernur Aceh Bustami Hamzah beberapa kali tampak menggelengkan kepalanya. Bustami seolah tak percaya apa yang dilihatnya.

Dihadapannya, di atas ranjang rumah sakit, tergeletak seorang remaja perempuan berusia 13 tahun dengan wajah menghitam dan kedua tangannya dibalut perban. Dia adalah Rahila Nada Filza, siswa kelas 1 SMP 7 Lhokseumawe. Pada Senin malam, 14 Oktober 2024 lalu, dia disiram dengan air baterai oleh ayah tirinya.

Saat itu, Rahila dan kakaknya yang tidur di kamar ibunya di Gampong Meunasah Blang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Pelaku melarikan diri usai beraksi.

Baca Juga :  Kapolsek,PPK dan Panwaslihcam Pantau TPS

Menurut pihak rumah sakit, Rahila mengalami luka serius dengan 40 persen kerusakan kulit wajah. Pelupuk mata korban dan sebagian wajahnya harus menjalani operasi plastik. Untuk itu, Rahila harus dirujuk ke rumah sakit Zainoel Abidin di Banda Aceh. Menurut pihak rumah sakit, seharusnya Rahila sudah dirujuk ke Banda Aceh sejak hari pertama, namun terkendala biaya karena pengobatannya tidak ditanggung BPJS.

Sementara kakaknya, Alaya Farisa (16 tahun), hanya mengalami luka ringan di bagian betis dan lengan dan masih dapat berjalan.

Kedatangan Bustami Hamzah disambut sang ibu, Zubaidah. Wanita berusia 41 tahun tampak terharu dibezuk Bustami Hamzah yang adalah mantan PJ Gubernur Aceh.

Baca Juga :  PKB Dukung Hasanuddin Berlaga di Pilkada Banda Aceh 2024

Zubaidah bercerita, pihak Rumah Sakit Cut Meutia meminta anaknya dirujuk ke Banda Aceh sejak hari pertama kejadian. Namun, Zubaidah terkendala biaya.

Usai mendengar masalah yang dihadapi untuk pengobatan Rahila, Bustami menawarkan menanggung seluruh biaya pengobatan jika Rahila dirujuk ke Banda Aceh. Namun, Zubaidah belum dapat memutuskan.

“Ayah kandungnya masih ada dan lebih berhak memutuskan,” kata Zubaidah kepada Bustami.

Tak lama kemudian, ayah kandung Rahila yang telah bercerai dengan Zubaidah muncul di ruangan. Namun, sang ayah juga belum dapat memutuskan, dengan alasan harus bermusyawarah dulu dengan keluarga besarnya.

Baca Juga :  Menko Polhukam Ajak Insan Pers Kedepankan Kode Etik Jurnalistik pada Pemberitaan Pilkada Serentak

Bustami Hamzah tak ingin memaksa. Menjelang meninggalkan Rumah Sakit Cut Meutia, Bustami menyodorkan amplop berisi uang bantuan untuk meringankan biaya pengobatan dan belanja sehari-hari selama di rumah sakit.

Bustami berpesan, kapanpun keluarga memutuskan setuju Rahila dirujuk ke Banda Aceh, dirinya siap membantu menanggung seluruh biaya pengobatan Rahila.

“Sedih sekali anak sekecil ini harus merasakan penderitaan seperti itu oleh perbuatan ayah tirinya. Semoga itikad baik kita dapat meringankan beban mereka,” kata Bustami sesaat sebelum meninggalkan RS Cut Meutia, Lhokseumawe.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Politik

Relawan MDC Siap Menangkan Mualem-Dek Fadh di Pilkada Aceh 2024

Daerah

Pasangan Oyon-Hamzah terima SK dukungan dari Partai NasDem di Pilkada Aceh Singkil

Aceh Barat Daya

Partai Aceh Usung Jufri-Fakhruddin

Aceh Besar

TP-PKK Aceh Besar Serahkan Kursi Roda dan Sembako untuk Warga Penyandang Disabilitas

Nasional

Wamenko Polkam: Pemerintah Siap Laksanakan Pemilihan Suara Ulang

Politik

Paslon Amiruddin-Anwar Mendaftar di KIP

Politik

Sarjani Abdullah Sah Menjadi Bupati Bupati Pidie

Aceh Barat

Wakil Ketua DPRK Aceh Barat Apresiasi Respons Cepat Bupati Tangani Banjir dan Kerusakan Jalan