Home / Internasional

Sabtu, 28 Juni 2025 - 17:18 WIB

Cina Kembangkan Drone Sebesar Nyamuk

mm Redaksi

Ilustrasi Nyamuk. (Foto : Ist).

Ilustrasi Nyamuk. (Foto : Ist).

Jakarta – Cina mengembangkan drone mikro yang hanya sebesar nyamuk untuk operasi militer intelijen. Drone itu dikembangkan oleh National University of Defence Technology (NUDT) di provinsi Hunan, Cina bagian tengah.

Dilansir dari South China Morning Post, Jumat (27/6), para peneliti NUDT memamerkan berbagai jenis teknologi robot yang mereka kembangkan dari mulai dari robot humanoid hingga drone mikro yang nyaris tak terlihat oleh mata, pada beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  KBRI Beirut Berhasil Evakuasi 14 WNI dari Lebanon

“Di tangan saya ini ada robot jenis seperti nyamuk. Robot bionik mini seperti ini sangat cocok untuk pengintaian informasi dan misi khusus di medan perang,” kata Liang Hexiang, seorang mahasiswa di NUDT.

Ukurannya yang kecil menimbulkan tantangan tersendiri. Namun, drone itu berhasil memiliki elemen penting yang dibutuhkan dalam misi pengintaian seperti sensor dan sirkuit kontrol. Teknologi ini merupakan hasil kolaborasi antara berbagai disiplin ilmu, seperti rekayasa perangkat mikroskopis dan bionik.

Baca Juga :  China Biang Kerok Darurat Judi Online Sampai ke Indonesia

Selain Cina, Drone berukuran mikro juga telah dikembangkan oleh Norwegia. Black Hornet, yang berbentuk seperti helikopter dan berukuran sebesar telapak tangan, sudah digunakan oleh beberapa angkatan bersenjata di dunia.

Baca Juga :  UNDP, BAPPENAS, dan DEN Gelar Dialog Tingkat Tinggi tentang AI

Model terbarunya, Black Hornet 4 yang diproduksi oleh Teledyne FLIR Defence, memenangkan penghargaan Blue UAS Refresh dari Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (AS). Beratnya sekitar 70 gram dan dilengkapi pencitra termal beresolusi tinggi. Drone ini dapat terbang selama lebih dari 30 menit, dengan jangkauan melebihi 2 km.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Hukrim

Imigrasi Tangkap Warga Negara RRT Terduga Pelaku TPPM

Hukrim

Pemerintah RI dorong penegakan hukum terhadap perusahaa Online Scam di Kamboja

Internasional

Lima WNI Dituding Bocorkan Data Jet Tempur Korsel, telah kembali ke Indonesia

Internasional

IMPACT Perkuat layanan kebidanan Tekan Angka Kematian Ibu di Indonesia

Internasional

Kemlu RI melakukan pendampingan 15 ABK yang ditangkap di Australia

Internasional

Kemlu RI: Venezuela dalam Keadaan Aman, WNI Tetap Tenang namun Waspada

Internasional

Gubernur Aceh Mualem Bagikan Pengalaman Perdamaian Aceh di Konferensi Internasional di Filipina

Internasional

Israel Kembali Langgar Gencatan Senjata