Home / Pemerintah Aceh / Pendidikan

Senin, 15 Juni 2026 - 19:32 WIB

Dinas Pendidikan Dayah Aceh Latih 221 PPPK Kuasai E-Kinerja, Dorong ASN Lebih Profesional dan Akuntabel

mm Redaksi

Plt Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, narasumber dari Badan Kepegawaian Aceh, serta peserta berfoto bersama usai Pelatihan Fasilitasi Tata Cara Pengisian SKP ASN pada Aplikasi E-Kinerja di Banda Aceh, Senin (15/6/2026). Foto: Dok. Istimewa

Plt Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, narasumber dari Badan Kepegawaian Aceh, serta peserta berfoto bersama usai Pelatihan Fasilitasi Tata Cara Pengisian SKP ASN pada Aplikasi E-Kinerja di Banda Aceh, Senin (15/6/2026). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Dinas Pendidikan Dayah Aceh terus memperkuat transformasi tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui penyelenggaraan Pelatihan Fasilitasi Tata Cara Pengisian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) ASN pada Aplikasi E-Kinerja. Kegiatan yang mengusung tema “ASN Mandiri, ASN Sukses” tersebut berlangsung di Aula Lantai 3 Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Senin (15/6/2026).

Pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen Dinas Pendidikan Dayah Aceh dalam meningkatkan kualitas sumber daya aparatur, memperkuat disiplin kerja, serta mewujudkan sistem birokrasi yang akuntabel dan transparan.

Sebanyak 221 peserta yang berasal dari Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu mengikuti kegiatan tersebut. Para peserta merupakan tenaga pendukung pelaksanaan program-program kedayahan yang bertugas di lingkungan Dinas Pendidikan Dayah Aceh, dayah perbatasan, maupun instansi terkait lainnya.

Baca Juga :  Gubernur Mualem Bahas Tindak Lanjut Pembangunan Terowongan Geurutee dan Jalan Tol dengan Menteri PU

Kasubbag Kepegawaian Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Nasriah, S.Sos., mengatakan pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung implementasi sistem penilaian kinerja ASN berbasis digital yang kini berlaku bagi seluruh pegawai, baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun PPPK.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Muhsin, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa sistem E-Kinerja bertujuan memastikan setiap bentuk pengabdian dan kinerja aparatur dapat terukur secara objektif.

“Kita ingin memastikan setiap dedikasi dan pengabdian aparatur dapat terukur secara akurat. Sistem ini mengharuskan adanya catatan harian kinerja yang konsisten dan didukung bukti nyata pelaksanaan tugas,” ujarnya.

Menurut Muhsin, penerapan sistem penilaian berbasis bukti (evidence-based appraisal) menjadi salah satu langkah penting dalam menghilangkan unsur subjektivitas dalam penilaian kinerja pegawai. Dengan demikian, seluruh proses evaluasi dapat dilakukan secara lebih adil, transparan, dan berorientasi pada capaian kerja nyata.

Baca Juga :  Posko Tanggap Darurat Aceh Buka Layanan Pengiriman Bantuan Bencana via Pelabuhan Ulee Lheu

Untuk mendukung pemahaman peserta, panitia menghadirkan narasumber dari Badan Kepegawaian Aceh (BKA), Lastri, yang memberikan materi terkait teknis pengisian E-Kinerja serta penyusunan sasaran kinerja individu yang selaras dengan visi dan misi organisasi.

Dalam pemaparannya, Lastri menekankan pentingnya pemahaman terhadap target dan tujuan institusi agar setiap ASN mampu menerjemahkannya ke dalam rencana kerja harian yang terukur dan relevan.

Selain sebagai kewajiban administrasi, kepatuhan dalam pengisian E-Kinerja juga memiliki dampak langsung terhadap pemenuhan hak pegawai. Data kinerja yang terdokumentasi dengan baik akan menjadi dasar dalam penilaian dan pencairan Tunjangan Tambahan Penghasilan (TPP) serta berbagai hak kepegawaian lainnya.

Baca Juga :  Muhammad Iswanto Apresiasi Syech Muharram yang Melanjutkan Pengajian di Balee Beut Meuligoe

Melalui sistem tersebut, diharapkan tercipta budaya kerja yang lebih profesional, kompetitif, dan berorientasi pada hasil, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung penuh antusiasme tersebut ditutup dengan sesi foto bersama antara jajaran pimpinan, staf, narasumber, dan seluruh peserta pelatihan.

Dinas Pendidikan Dayah Aceh berharap pelatihan ini dapat menjadi langkah awal dalam membentuk aparatur yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, memiliki integritas tinggi, serta mampu memberikan pelayanan yang semakin optimal kepada masyarakat Aceh.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Paramotor Aceh Catat Sejarah Raih Gelar Juara Umum Kejurnas Paramotor 2025

Nasional

Pemerintah Aceh Raih Tiga Penghargaan pada Forum Pemred Multimedia Award 2026

Pendidikan

Mengkaji Pembaharuan Hukum Sistem Peradilan Militer di Indonesia Melalui Penerapan Restorative Justice Guna Penyelesaian Tindak Pidana Ringan Secara Efektif dan Dengan Berkeadilan

Aceh Timur

Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Aceh Timur Gelar SIGODAM

Pemerintah Aceh

57.485 Hektare Sawah Terdampak Bencana, Pemulihan Pertanian Aceh Terus Dikebut

Pemerintah Aceh

4.833 Narapidana dan Anak Binaan di Aceh Terima Remisi HUT ke-81 RI

Pemerintah Aceh

Dek Fadh Pastikan Pemerintah Aceh Hadir Bantu Warga Terdampak Kebakaran

Pemerintah Aceh

Plt. Kadisdik Aceh: Guru Tak Hanya Mengajar, Tapi Menuntun ke Surga