Aceh Jaya – Pengembangan areal persawahan di Kabupaten Aceh Jaya terus dilakukan melalui sejumlah program pertanian. Sepanjang 2024–2025, pemerintah daerah menyasar 4.720 hektare lahan rawa untuk dioptimalkan menjadi lahan pertanian produktif.
Kepala Dinas Pertanian Aceh Jaya, Dailami, mengatakan luas lahan yang masuk dalam program tersebut terdiri atas 1.820 hektare pada 2024 dan 2.900 hektare pada 2025. Adapun pada 2026, program optimalisasi lahan rawa tidak dilaksanakan karena adanya penanganan lahan sawah yang terdampak bencana.
“Total lahan yang menjadi sasaran program optimalisasi lahan rawa selama dua tahun ini mencapai 4.720 hektare,” kata Dailami, Sabtu. (10/10/2026).
Selain program tersebut, Aceh Jaya juga mendapat program Cetak Sawah Rakyat (CSR) dengan luas sasaran 1.000 hektare. Perluasan lahan pertanian ini menjadi salah satu langkah untuk menambah areal tanam dan meningkatkan potensi produksi pangan daerah.
Namun, pengembangan persawahan membutuhkan dukungan infrastruktur, terutama untuk memastikan ketersediaan air. Untuk itu, Dinas Pertanian Aceh Jaya membangun sejumlah sarana pengairan dan konservasi air guna menunjang aktivitas kelompok tani.
Pada 2026, pembangunan yang direncanakan meliputi 36 unit irigasi perpompaan, 22 unit irigasi perpipaan, serta 20 unit bangunan konservasi air. Pemerintah daerah juga mengalokasikan pembangunan saluran irigasi tersier bagi 20 kelompok tani.
Dailami menyebutkan, keberadaan fasilitas pengairan tersebut diharapkan membantu petani mengelola lahan, memenuhi kebutuhan air tanaman, dan menjaga keberlangsungan musim tanam, khususnya di kawasan yang membutuhkan pasokan air tambahan.
Dukungan terhadap sektor pertanian juga dilakukan melalui pembentukan 29 Brigade Pangan yang dilengkapi alat dan mesin pertanian modern. Sarana tersebut ditujukan untuk mendukung proses pengolahan lahan, penanaman, hingga panen agar kegiatan usaha tani dapat berjalan lebih efektif.
Di samping itu, ketersediaan benih dan pupuk turut menjadi perhatian dalam mendukung kegiatan produksi. Menurut Dailami, berbagai program tersebut diarahkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Aceh Jaya.
Editor: Amiruddin. MKReporter: Sanusi














