Home / Daerah

Jumat, 6 Desember 2024 - 21:27 WIB

Dukung Pembangunan Rusun Santri, Wakajati Aceh Sambangi Dayah Babul Magfirah yang Terbakar

mm Redaksi

Wakajati Aceh saat menyambangi Dayah Babul Magfirah yang Terbakar. Foto: dok. Humas Kejati Aceh

Wakajati Aceh saat menyambangi Dayah Babul Magfirah yang Terbakar. Foto: dok. Humas Kejati Aceh

Banda Aceh – Wakil Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Aceh, Muhibuddin, S.H., M.H., meninjau sekaligus menyambangi lokasi Dayah Babul Magfirah, Lam Alu Cut, Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar pada Jumat, 6 Desember 2024.

Kunjungan ini dilakukan pasca terjadinya musibah kebakaran yang melanda Dayah Babul Magfirah pada Sabtu, 30 November 2024. Kebakaran tersebut menghanguskan empat bilik asrama putri yang berada di lantai dua.

Setiba di lokasi, Wakajati disambut oleh pimpinan Dayah Babul Magfirah, Ustadz Masrul Aidi, beserta para dewan guru dan pengurus pesantren. Setelah itu, Wakajati dan rombongan langsung meninjau lokasi kebakaran dan melihat kondisi bangunan yang terdampak.

Baca Juga :  Pj Bupati Terima Audiensi Pengurus KNPI Aceh Barat

Dalam kesempatan itu, Wakajati Muhibuddin menyampaikan belasungkawa yang mendalam serta memberikan semangat kepada para pimpinan dan pengurus pesantren. Mendengar cerita dan kronologi dari korban musibah kebakaran, ia mengungkapkan bahwa trauma yang dialami para santri masih sangat mendalam. Ia berharap warga tersebut tetap tabah dan sabar dalam menghadapi ujian dari Allah SWT.

“Kejaksaan hadir untuk melihat dan mendalami apa yang terjadi, karena pesantren ini merupakan bagian dari pilar pembangunan masyarakat. Kami ingin memastikan apa yang bisa kami bantu dalam pemulihan pasca musibah ini,” ujar Wakajati.

Baca Juga :  Respon Cepat Pangdam Iskandar Muda, Perintahkan Dandim 0115/Simeulue Bantu Penanganan Kebakaran

Muhibuddin juga menambahkan bahwa Kejaksaan akan berkolaborasi dengan instansi terkait, seperti Balai Perumahan dan PLN, untuk membantu pemulihan.

“Alhamdulillah, pihak Balai Perumahan sudah merencanakan pembangunan rusun untuk para santri yang terdampak kebakaran. Kami berharap dapat segera membantu dengan merencanakan pembangunan kembali asrama yang rusak,” jelas Wakajati.

Sementara itu, Ustadz Masrul Aidi, pimpinan Dayah Babul Magfirah, mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh berbagai pihak, termasuk Wakajati dan jajaran Kejaksaan.

“Kami bersyukur atas dukungan dan perhatian yang datang dari banyak pihak, mulai dari Pemerintah Provinsi, Kejaksaan, PLN, hingga Balai Perumahan. Kepala Balai tadi menjanjikan untuk segera dibangun rusun, rumah susun yang tiga lantai yang bisa menampung sekurang-kurangnya 260 orang, dalam suasana duka cita, kita berserah diri kepada Allah karena kita sudah berusaha maksimal mengantisipasi potensi-potensi kebakaran, belajar dari kasus kebakaran sebelumnya kata Ustadz Masrul.

Baca Juga :  Festival Pesona Pesisir Timur Buka Ruang Kolaborasi Seniman dan UMKM

Pada kesempatan itu wakajati turut didampingi Aspidsus Kejati Aceh Muhammad Ali Akbar,Kajari Aceh Besar Jemmy Novian Tirayudi,General Manager PLN UID Aceh Mundhakir, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sumatera I Dudi Mustofa ST.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Tim Gabungan musnahkan alat tangkap perikanan dilarang di Aceh

Daerah

Pangdam IM Tinjau Lahan I’M Jagong di Cot Gle

Daerah

LPJ Periode Sebelumnya Ditolak, Muhammad Nuzul Terpilih Sebagai Ketua Umum HMI Cabang Sigli

Daerah

Kapal Tanpa Awak di Simeulue Cut Terombang-Ambing hingga Terdampar

Daerah

Walikota Minta Perumdam Tirta Daroy Prioritaskan Pasokan Air Bersih untuk Masjid di Banda Aceh

Daerah

Layanan Pulih 100%, BSI Pastikan Operasional dan Transaksi Nasabah di Aceh Kembali Normal

Daerah

Kapolda Apresiasi Pemkab Aceh Tenggara: Daerah Pertama Turunkan Status Darurat Bencana

Daerah

TNI AD Kebut Pembangunan Hunian Tetap Pascabencana di Aceh Utara