Home / News / Pemerintah Aceh

Senin, 10 Maret 2025 - 05:12 WIB

Gubernur Sambut Dubes UEA dan Presiden Direktur Mubadala Energy di Meuligoe, Bahas Kerjasama Investasi di Aceh

mm Redaksi

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, mendapingi Wali Nanggroe, Malik Mahmud Alhytar, menjamu buka puasa Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) Untuk Republik Indonesia, H.E.Abdulla Salem Al Dhaheri, Direktur Mubadala Energy Indonesia, Abdulla Bu Ali, dan rombongan, di Meuligoe Wali Nanggroe, Minggu, (09/03/2025). Foto: Dok. Prokopim Setda Aceh

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, mendapingi Wali Nanggroe, Malik Mahmud Alhytar, menjamu buka puasa Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) Untuk Republik Indonesia, H.E.Abdulla Salem Al Dhaheri, Direktur Mubadala Energy Indonesia, Abdulla Bu Ali, dan rombongan, di Meuligoe Wali Nanggroe, Minggu, (09/03/2025). Foto: Dok. Prokopim Setda Aceh

Banda Aceh – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menyambut kedatangan Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, Abdulla Salem Al Dhaheri beserta rombongan, dimana Presiden Direktur Mubadala Energy Indonesia, Abdulla Bu Ali merupakan bagian dari rombongan tersebut, di Meuligoe Gubernur Aceh pada Minggu, 9 Maret 2025. Mubadala Energy merupakan perusahaan energi internasional asal UEA yang bergerak di bidang eksplorasi dan produksi minyak serta gas bumi.

Kunjungan rombongan Dubes UEA ini bertujuan untuk membahas peluang kerjasama investasi di Aceh, khususnya di sektor infrastruktur dan energi, serta membuka peluang investasi baru yang signifikan bagi Aceh.

Baca Juga :  DPRA Tetapkan Aiyub Abbas Sebagai Ketua Badan Kehormatan Dewan

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Muzakir Manaf menyampaikan sejumlah potensi sumber daya migas di Aceh yang dapat dikelola bersama. “Aceh memiliki potensi minyak dan gas bumi yang besar, yang jika dikelola dengan baik akan memberikan manfaat yang besar,” ujar Muzakir Manaf.

Selain sektor migas, Gubernur juga menekankan potensi besar di bidang pertanian, perkebunan, dan sektor lainnya yang masih terbuka lebar untuk dikelola secara profesional oleh investor.

Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Aceh, Alhudri, yang turut hadir mendampingi Gubernur, menyampaikan bahwa sesuai arahan Gubernur, pembangunan jalan tol Aceh lintas Medan-Banda Aceh masih membutuhkan investasi dari luar. “Segmen Langsa-Lhokseumawe-Sigli masih belum terhubung, dan kami berharap pihak UEA dapat berpartisipasi dalam proyek strategis ini,” jelas Alhudri.

Baca Juga :  Akhiri Monopoli BBM, SAPA Minta SPBU Asing Dihadirkan di Aceh

Merespons keterbukaan Pemerintah Aceh, Dubes Abdulla Salem Al Dhaheri menyatakan bahwa kunjungannya ke Aceh bertujuan untuk melihat dan membahas potensi kerjasama dengan Aceh. “Kami yakin banyak hal yang dapat dikerjasamakan di Aceh. Kami di sini untuk bertemu dengan Gubernur dan pihak terkait guna bertukar pandangan tentang langkah-langkah strategis di berbagai sektor, termasuk pemanfaatan potensi energi dari blok South Andaman yang dioperatori oleh Mubadala Energy,” ujar Dubes UEA.

Baca Juga :  Bertemu Mendagri, Pj Gubernur Aceh dan Ketua DPR Aceh Bahas Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Terpilih

Dubes Al Dhaheri juga meminta Pemerintah Aceh untuk mempersiapkan data resmi terkait kebutuhan pembangunan jalan tol, yang dapat diajukan kepada pihak UEA untuk ditinjau lebih lanjut.

Setelah pertemuan di Meuligoe Gubernur, Gubernur Muzakir Manaf bersama Dubes UEA dan rombongan bertolak ke Meuligoe Wali Nanggroe Aceh untuk berbuka puasa bersama Wali Nanggroe Aceh, Tgk Malik Mahmud Al-Haythar.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Presiden Prabowo masih Ingat Jasa Tokoh Aceh yang Selamatkan Keluarganya

News

Ketua DPRK Aceh Besar Buka Turnamen Sepak Bola Usia Dini 2026, 37 Tim Ramaikan Faruq FA Championship

News

Wagub Fadhlullah Buka Musrenbang RKPA Tahun 2026 dan Forum Konsultasi Publik RPJMA 2025-2029

News

Gubernur Aceh Bakal Terbitkan Edaran Tutup Toko Saat Azan 

Pemerintah Aceh

Disdik Aceh Raih Predikat Informatif Tahun 2025 dari KIA

Daerah

Simulasi SNBT 2024 : Ini Hasil dan Tindak lanjutnya

Pemerintah Aceh

Pj Gubernur Safrizal Tinjau Verifikasi Pembangunan Rumah Layak Huni di Bireuen: Pastikan Tepat Sasaran

Berita

Pertamina Ungkap Capaian Program Pemberdayaan Perempuan, Bina 12.677 UMKM