Home / Daerah / Pendidikan

Selasa, 31 Desember 2024 - 21:52 WIB

Hingga akhir 2024, Gaji 1.622 Guru di Pidie Jaya Belum dibayarkan

Farid Ismullah

Foto  : Muhammad Rissan/NOA.co.id

Foto : Muhammad Rissan/NOA.co.id

Pidie Jaya – 1.622 guru dalam naungan dinas pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Pidie Jaya mempertanyakan rapel kenaikan gaji 8 % yang belum di bayarkan, Selasa.

Hal tersebut disampaikan oleh salah satu guru yang tidak berkenan namanya disebutkan, 31 Desember 2024.

“Hingga detik ini, pemerintah kabupaten Pidie Jaya belum melunasi rapel dua bulan kenaikan gaji kami para guru.” Katanya.

Diketahui, Rapel kenaikan gaji tersebut yang belum terbayarkan yakni bulan Januari dan Februari 2024, dimana pasca Pemerintah secara resmi menaikkan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebesar 8 persen mulai tahun 2024. Kenaikan tersebit diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5 Tahun 2024, dan telah berlaku sejak bulan Januari tahun 2024.

Baca Juga :  Pj Gubernur Aceh Berikan Arahan Khusus Jelang PON XXI Aceh-Sumut

“Namun hingga akhir tahun 2024, untuk dua bulan tersebut yang di janjikan akan dirapelkan belum juga di bayarkan,” Ujarnya

Bahwa Tambahan 8 % uang untuk kenaikan gaji telah dikirim oleh pemerintah pusat ke daerah dan tentunya tidak ada alasan untuk tidak di bayarkan ke pada 1.622 guru.

“karena itu amah daripada peraturan pemerintah, kalau memang tidak dibayar kemana larinya uang tersebut,” Pungkasnya.

Baca Juga :  Wakili Pj Bupati, Sekda Aceh Besar Hadiri Sertijab Danyonif 117/ Ksatria Yudha

Lanjutnya, terkait dengan transfer penambahan gaji tersebut, Disdik Pidie Jaya telah menerbitkan surat perintah membayar (SPM) ke BPKK (Badan Pengelola keuangan dan Kekayaan) Kabupaten Pidie Jaya, namun berdasarkan penelusuran, BPKK belum mengeluarkan SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana).

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pidie Jaya Hauren Ayny kepada media ini, mengatakan, semua proses administrasi sudah di ajukan ke bagian keuangan daerah, untuk pembayaran itu ranahnya pihak keuangan.

Baca Juga :  Diduga Poslon Nomor 01 SAH Diusir Saat Kampanye Silaturahmi, Ini Klarifikasi Warga Cet Bon

“Hari ini (31/12) saya pensiun, untuk keterangan lebih lanjut coba konfirmasi ke pihak keuangan, yang namun kami dari Disdik telah mengajukan SPM”. Imbuh Hauren Ayny.

Tidak hanya itu, pemerintah kabupaten Pidie Jaya di akhir tahun 2024 telah meninggalkan sejumlah lubang yang akan di tambal di tahun 2025. diantaranya, Jerih perangkat desa untuk 4 bulan, dan tukin ASN 3 bulan, belum lagi hal lainnya. Dan ini PR yang wajib di selesaikan di tahun 2025 nanti.

Penulis : Muhammad Rissan

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Polres Pidie Jaya Canangkan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM

Daerah

Ketua DPW Gibran Center Aceh: Kita Dukung Makan Gratis se Indonesia

Daerah

Sekjen Laskar Panglima Nanggroe Apresiasi Langkah Sekda Aceh Tunjuk M Hendra Supardi sebagai Plt. Dirut BAS

Pendidikan

Masuk Finalis Mengajar APBN, Gubernur Apresiasi Guru SMKN 1 Peusangan Bireuen

Daerah

Pj Bupati Pidie Jaya Terima Kunjungan Kapolda Aceh

Daerah

Masyarakat Sambut Hangat Kedatangan Aminullah di Aceh Timur

Daerah

Peduli Kemanusiaan, PIA DPR Aceh Gelar Silaturrahmi dan Galang Dana untuk Palestina

Daerah

Program Jaksa Masuk Sekolah, Kejati Aceh Gelar Penyuluhan Hukum