Home / Tni-Polri

Senin, 19 Februari 2024 - 21:21 WIB

Kapolresta Banda Aceh Hadiri Roundtable on Combatting Maritime People Smuggling Activities in the Andaman Sea di Bangkok

mm Redaksi

Banda Aceh – Gejolak kedatangan etnis rohingya ke Indonesia khususnya Provinsi Aceh terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir ini.

Hal ini menjadikan pembahasan oleh beberapa negara terkait terindikasi adanya penyelundupan manusia atau People Smuggling.

Dengan adanya peningkatan kedatangan etnis rohingya ke Provinsi Aceh, Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli bersama Kasatreskrim Kompol Fadillah Aditiya Pratama  menghadiri undangan kegiatan “Roundtable on Combatting Maritime People Smuggling in the Andaman Sea Bangkok”, di

Baca Juga :  Pangdam IM Tutup TMMD ke 120 Tahun 2024 di Aceh Barat

Thailand, (19 – 20 Februari 2024).

Kegiatan selama dua hari tersebut membahas perkembangan terakhir situasi terkait meningkatnya gelombang pengungsi rohingya di kawasan terindikasi penyelundupan manusia terutama Banda Aceh, Aceh, Indonesia.

KBP Fahmi menjelaskan, dilatarbelakangi oleh tren meningkatnya aktivitas penyelundupan manusia melalui wilayah Laut Andaman, menjadi tantangan besar bagi negara-negara yang tergabung dalam Bali Process, yang merupakan ancaman bagi keamanan kawasan.

“Forum Bali Process telah mengobservasi adanya lonjakan besar secara tiba-tiba dari pergerakan migrasi yang berbahaya terjadi di Laut Andaman beberapa bulan terakhir, dengan indikasi yang kuat bahwa hal tersebut melibatkan sindikat kriminal terogranisir antar bangsa, “ucapnya.

Baca Juga :  Kodim 0102/Pidie Menerima Kunker Tim Wasev Mabes TNI di Lokasi TMMD Ke-119 Tangse

Tanggapan dari isu ini, membutuhkan kerasama yang nyata dan mudah dilaksanakan guna mencegah dan melawan kejahatan-kejahatan ini,”  tambahnya.

Kegiatan ini, dihadiri oleh delegasi dari Australia, Bangladesh, Belgium, Malaysia, India, Indonesia, New Zealand, Thailand dan Vietnam, sambung Fahmi.

Selain itu, lanjutnya, juga dilibatkan dari organisasi PBB, diantaranya IOM, UNHCR dan UNODC

Baca Juga :  Pejabat Polda Aceh Ikuti Apel Kasatwil Secara Virtual

Dalam diskusi roundtable, sambung Fahmi, juga pertukaran informasi dan langkah investigasi yang akan disepakati tujuan langkah-langkah bersama, diantaranya, mendorong agar lebih menguatkan pertukaran informasi terkait jaringan sindikat kejahatan penyelundupan manusia yang terorganisir, Identifikasi dan investigasi mendalam mengenali kelompok-kelompok kriminal yang memfasilitasi kejahatan penyelundupan manusia di Kawasan Laut Andaman, serta menghasilkan draf bersama untuk kolaborasi antar negara dalam pencegahan kejahatan penyelundupan manusia.

Noa.co.id

Editor: Muliadi

Share :

Baca Juga

Tni-Polri

TMMD 129 Buka Urat Nadi Baru Ekonomi Warga Kemumu Seberang

Tni-Polri

Satgas TMMD ke-119 Kodim 0102/Pidie Renovasi Rumah Tidak Layak Huni milik Warga Gampong Beungga

Tni-Polri

Babinsa Berikan Materi Wawasan Kebangsaan Kepada Siswa dan Siswi SMU N 1 Teupah barat

Tni-Polri

Irwasda Polda Aceh Ikuti Sosialisasi Tindak Pidana Sektor Jasa Keuangan

Tni-Polri

Bidhumas Polda Aceh Bagikan Ratusan Bingkisan Lebaran dari Kapolda kepada Awak Media

Tni-Polri

Kapolda Aceh Buka Diklat Integrasi TNI Polri di SPN Seulawah

Daerah

Apel Terakhir Wakapolresta Bersama Personel, Ini Arahannya

Tni-Polri

Kepercayaan Masyarakat Kepada Polri Naik Jadi 80,2%